Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ṣayyib: Hujan lebat yang turun dari langit.
- Ẓulumāt: Kegelapan yang bertumpuk-tumpuk, baik dari awan, malam, maupun hujan itu sendiri.
- Ra'd: Suara gemuruh yang menggelegar dari langit.
- Barq: Kilatan cahaya yang menyambar dari awan.
- Ṣawā'iq: Halilintar atau petir yang menyambar dan dapat membinasakan.
- Ḥadhar al-Maut: Rasa takut yang sangat dalam akan kematian.
- Muḥīṭ: Meliputi atau mengepung dari segala penjuru, tidak ada yang bisa lolos.
Tafsir Ayat:
Setelah menggambarkan keadaan orang-orang munafik dengan perumpamaan api yang menyala, Allah kembali memberikan perumpamaan lain yang lebih dahsyat untuk menggambarkan kondisi mereka. Mereka diibaratkan seperti sekelompok orang yang sedang berjalan di padang terbuka, lalu tiba-tiba diguyur hujan lebat dari langit. Hujan itu turun dalam keadaan gelap gulita yang bertumpuk-tumpuk, disertai gemuruh petir yang menggelegar dan kilatan halilintar yang menyambar-nyambar. Dalam ketakutan yang luar biasa, mereka menutup telinga dengan jari-jari mereka karena takut mati akibat sambaran petir yang mengerikan itu.
Inilah gambaran nyata keadaan orang-orang munafik: hati mereka diliputi kebingungan dan keraguan. Ketika kebenaran datang, mereka takut dan gemetar, menutup telinga dari dakwah, dan berpaling dari petunjuk. Namun, apa yang mereka takuti itu tidak akan bisa menyelamatkan mereka sedikit pun, karena Allah Maha Meliputi orang-orang kafir itu. Tidak ada satu pun dari mereka yang luput dari pengetahuan dan kekuasaan Allah, dan tidak ada tempat berlindung dari azab-Nya.
Perhatikanlah saudaraku, betapa indahnya Al-Qur'an dalam menggambarkan keadaan manusia. Perumpamaan ini bukan sekadar cerita, melainkan pelajaran berharga bagi kita semua. Jika kita menutup telinga dari kebenaran karena takut atau ragu, maka kita akan terus hidup dalam kegelapan dan ketakutan. Sebaliknya, jika kita membuka hati dan telinga untuk menerima cahaya Al-Qur'an, maka kita akan berjalan dalam terang benderang yang menenangkan jiwa dan mengantarkan kita pada kebahagiaan dunia dan akhirat.
Allah tidak pernah memaksa hamba-Nya untuk beriman, tetapi Dia selalu memberi peringatan dan petunjuk. Maka, janganlah kita menjadi seperti orang-orang yang menutup telinga dari kebenaran, karena pada hakikatnya mereka hanya menipu diri sendiri. Allah Maha Melihat segala sesuatu, dan tidak ada yang tersembunyi dari-Nya. Mari kita jadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup kita, niscaya kita akan selamat dari segala kegelapan dan ketakutan, serta mendapatkan ridha Allah di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 17-21 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 19
Surat Al-Baqarah Ayat 19 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit disertai…Surat Ayat 19/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 17–21. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








