Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Bāyātī (بِآيَاتِي): Dengan tanda-tanda kebesaran dan bukti-bukti kekuasaan-Ku, yaitu mukjizat-mukjizat yang diberikan Allah kepada Nabi Musa dan Nabi Harun.
- Lā taniyā (وَلَا تَنِيَا): Janganlah kamu berdua lemah, kendur, atau putus asa. Berasal dari kata *al-wany* yang berarti kelemahan dan kelengahan.
- Fī dzikrī (فِي ذِكْرِي): Dalam mengingat-Ku, baik dengan lisan (tasbih, tahmid, takbir) maupun dengan hati, serta istiqamah dalam berdakwah karena mengingat Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Musa, pergilah engkau bersama saudaramu, Nabi Harun, dengan membawa tanda-tanda kebesaran dan mukjizat-mukjizat-Ku yang menjadi bukti keesaan Allah dan kebenaran risalahmu. Janganlah kamu berdua merasa lemah atau kendur dalam mengingat Allah, baik dalam keadaan sulit maupun mudah, baik saat menghadapi tantangan maupun saat berdakwah. Ingatlah bahwa Allah senantiasa bersama kalian, mendengar doa kalian, dan menolong hamba-hamba-Nya yang ikhlas.
Ayat ini adalah perintah Allah kepada Nabi Musa dan Harun untuk pergi menghadap Fir'aun yang telah melampaui batas dalam kekufuran dan kezaliman. Namun, Allah memerintahkan keduanya untuk berdakwah dengan cara yang lembut dan bijaksana, agar Fir'aun mungkin tersentuh hatinya untuk bertobat atau takut kepada Allah.
Pelajaran berharga dari ayat ini adalah bahwa dakwah harus dilakukan dengan penuh kesungguhan, kesabaran, dan tidak pernah berputus asa. Mengingat Allah (*dzikrullah*) adalah sumber kekuatan bagi para dai — semakin kuat ingatan kita kepada Allah, semakin teguh hati kita dalam menghadapi segala rintangan. Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang berjuang di jalan-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, lihatlah bagaimana Allah memerintahkan dua Nabi-Nya untuk berdakwah dengan membawa bukti-bukti kebenaran, dan pada saat yang sama Allah mengingatkan mereka agar tidak lemah dalam berdzikir. Ini adalah resep sukses bagi setiap muslim: *amal* (kerja keras) dan *dzikir* (ingat kepada Allah) harus berjalan beriringan. Jika kita ingin dakwah kita berhasil, jangan hanya mengandalkan usaha kita sendiri, tetapi perbanyaklah mengingat Allah, mohon pertolongan-Nya, dan serahkan segala urusan kepada-Nya. Allah Maha Mendengar dan Maha Menolong hamba-hamba-Nya yang berjuang dengan ikhlas. Mari kita jadikan dzikir sebagai senjata utama kita dalam menghadapi segala tantangan hidup, karena dengan mengingat Allah hati menjadi tenang dan langkah menjadi mantap.
📜 Ayat 40-44 — Taha
Terjemah — Taha 42
Surat Taha Ayat 42 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Pergilah kamu beserta saudaramu dengan membawa ayat-ayat-Ku, dan janganlah kamu…Surat Ayat 42/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 40–44. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








