Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- طَيِّبَاتِ: Makanan-makanan yang baik, halal, dan lezat.
- لَا تَطْغَوْا: Jangan melampaui batas, jangan berlebih-lebihan, dan jangan melanggar ketentuan Allah.
- فَيَحِلَّ: Maka turunlah atau menetaplah.
- غَضَبِي: Kemurkaan-Ku, yaitu azab dan siksa-Ku.
- هَوَى: Binasa, celaka, dan jatuh ke dalam kebinasaan.
Tafsir Ayat:
Wahai Bani Israil, makanlah dari rezeki yang baik dan halal yang telah Kami berikan kepada kalian, dan janganlah kalian melampaui batas di dalamnya. Maksudnya, janganlah kalian melanggar ketentuan Allah dengan berlebih-lebihan dalam hal yang dihalalkan, bersikap sombong dan angkuh karena nikmat tersebut, atau menahan hak-hak orang lain yang seharusnya mereka terima. Jangan pula kalian menghalalkan apa yang telah Allah haramkan atau mengharamkan apa yang telah Allah halalkan.
Apabila kalian melampaui batas-batas itu, maka kemurkaan-Ku akan turun kepada kalian. Dan barangsiapa yang telah ditimpa kemurkaan-Ku, maka sungguh ia telah binasa dan celaka, baik di dunia maupun di akhirat. Kebinasaan itu adalah kehancuran yang tiada tandingannya, karena tidak ada sesuatu pun yang lebih menghancurkan daripada jatuhnya seseorang ke dalam murka Allah Yang Maha Kuasa.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak melarang kita untuk menikmati rezeki yang halal dan baik, bahkan Dia memerintahkan kita untuk memakannya dengan penuh syukur. Namun, di balik perintah ini, ada peringatan yang sangat tegas: jangan sekali-kali kita melampaui batas.
Ketahuilah bahwa nikmat yang Allah berikan kepada kita adalah ujian, bukan sekadar kesenangan semata. Ketika kita diberi kelapangan rezeki, setan akan membisikkan kepada kita untuk bersikap boros, sombong, dan lupa diri. Maka jagalah hati kita agar tetap rendah hati, dan jagalah lisan serta perbuatan kita agar tetap berada di atas jalan yang diridhai Allah.
Ingatlah bahwa murka Allah bukanlah perkara yang ringan. Barangsiapa yang telah jatuh ke dalam murka-Nya, maka ia akan binasa dan merugi, tidak ada lagi harapan untuk selamat kecuali dengan kembali kepada Allah melalui taubat yang tulus. Maka marilah kita senantiasa bersyukur atas nikmat Allah, menggunakan rezeki yang halal di jalan yang benar, dan menjauhi segala bentuk kezaliman dan pelanggaran batas. Dengan demikian, kita akan merasakan manisnya iman dan kedamaian hidup di dunia serta kebahagiaan abadi di akhirat kelak.
📜 Ayat 79-83 — Taha
Terjemah — Taha 81
Surat Taha Ayat 81 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan…Surat Ayat 81/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 79–83. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








