Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Az-Zabur: Kitab-kitab suci yang diturunkan Allah kepada para nabi-Nya, seperti Taurat, Injil, dan Zabur (Mazmur).
- Adz-Dzikr: Lauh Mahfuzh, yaitu kitab induk yang terjaga di sisi Allah yang memuat segala ketetapan.
- Al-Ardh: Bumi, yang dalam konteks ini mencakup bumi tempat tinggal manusia dan juga bumi akhirat (surga).
- Ash-Shalihun: Hamba-hamba yang beriman dan bertakwa, yang menunaikan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa telah tertulis dalam kitab-kitab suci yang diturunkan kepada para rasul, setelah tercatat dalam Lauh Mahfuzh, sebuah janji yang pasti: bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Nya yang saleh. Mereka adalah orang-orang yang beriman dengan benar, mengerjakan amal kebajikan, menegakkan shalat, menunaikan zakat, dan menjauhi segala yang dilarang.
Janji ini bukan sekadar kabar, melainkan kepastian dari Allah yang Maha Kuasa. Bumi yang dimaksud dalam ayat ini mencakup dua hal: pertama, bumi tempat tinggal manusia yang akan diwariskan kepada orang-orang mukmin sebagai bentuk kekuasaan dan kejayaan di dunia; dan kedua, bumi akhirat yaitu surga yang diwariskan kepada mereka sebagai balasan terbaik di kehidupan yang kekal.
Para ulama menafsirkan bahwa hamba-hamba saleh yang dimaksud adalah Nabi Muhammad ﷺ beserta umatnya yang istiqamah di atas kebenaran. Mereka akan mewarisi bumi ini, menegakkan keadilan, dan menyebarkan rahmat bagi seluruh alam. Ini adalah kabar gembira yang agung bagi setiap muslim yang beramal saleh.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah keyakinan yang kokoh: bahwa kemenangan dan kejayaan itu milik orang-orang yang saleh. Allah telah menetapkan sejak zaman azali bahwa bumi ini akan menjadi milik hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Maka janganlah pernah merasa lemah atau putus asa ketika melihat kebatilan tampak berkuasa, karena janji Allah itu pasti.
Mari kita perkuat keimanan dan perbanyak amal saleh. Jadilah hamba yang saleh dengan menegakkan shalat, menunaikan zakat, berbuat baik kepada sesama, dan menjauhi kemaksiatan. Karena dengan kesalehan itulah kita akan menjadi pewaris bumi ini, baik di dunia dengan kemuliaan dan kejayaan, maupun di akhirat dengan surga yang penuh kenikmatan. Sungguh, inilah janji yang tidak akan pernah Allah ingkari. Maka berbahagialah orang-orang yang berjuang untuk menjadi hamba yang saleh, karena mereka adalah pewaris keabadian yang hakiki.
📜 Ayat 103-107 — Al-Anbiya
Terjemah — Al-Anbiya 105
Surat Al-Anbiya Ayat 105 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis…Surat Ayat 105/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 103–107. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








