Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ḥurumātillāh: Segala perkara yang Allah tetapkan kehormatannya dan tidak boleh dilanggar, seperti ibadah haji, tempat-tempat suci, bulan-bulan haram, dan segala perintah-Nya.
- Ar-Rijs: Kekotoran, kenajisan, dan keburukan.
- Al-Awthān: Berhala-berhala yang disembah selain Allah.
- Qawl az-Zūr: Perkataan dusta, palsu, dan segala bentuk kesaksian bohong.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum muslimin, itulah ketetapan Allah yang telah diperintahkan kepada kalian dalam rangkaian ibadah haji—menyempurnakan manasik, memotong rambut, memenuhi nazar, dan thawaf di Baitullah. Barangsiapa mengagungkan perkara-perkara yang Allah muliakan dan menjaga batas-batas syariat-Nya dengan penuh ketakwaan dan keikhlasan, maka sungguh itu adalah kebaikan yang besar baginya di sisi Rabb-nya, baik di dunia maupun di akhirat. Kemuliaan dan pahala itu akan diperolehnya kelak di hadapan Allah.
Allah juga menghalalkan bagi kalian memakan daging hewan ternak—unta, sapi, dan kambing—sebagai rezeki yang baik, kecuali apa yang telah diharamkan-Nya dalam ayat-ayat Al-Qur'an yang dibacakan kepada kalian, seperti bangkai, darah, daging babi, dan hewan yang disembelih bukan atas nama Allah. Maka jauhilah semua yang diharamkan itu, dan janganlah kalian mengikuti kebiasaan jahiliah yang menghalalkan sebagian hewan ternak tanpa dasar syariat.
Kemudian Allah memerintahkan dua hal yang sangat penting: pertama, jauhilah kekotoran berupa berhala-berhala—jangan mendekatinya, jangan menyembahnya, dan jangan mengambil manfaat darinya. Kedua, jauhilah perkataan dusta dan segala bentuk kesaksian palsu, karena kedustaan adalah pangkal segala keburukan dan merusak amal ibadah.
Nasihat dan Hikmah:
Saudaraku seiman, ayat ini mengajarkan kita bahwa kemuliaan seorang hamba di sisi Allah sangat ditentukan oleh sejauh mana ia mengagungkan syariat-Nya. Semakin kita menjaga kehormatan perintah Allah, semakin besar kebaikan yang mengalir kepada kita. Islam datang membawa kemudahan—menghalalkan yang baik dan mengharamkan yang buruk—agar hidup kita bersih dan diridhai Allah.
Maka marilah kita jauhi segala bentuk kesyirikan dan kebohongan, karena keduanya adalah sumber kerusakan hati dan amal. Jadikanlah lisan kita selalu benar, dan hati kita selalu bersih dari segala noda. Dengan begitu, kita akan merasakan manisnya iman dan dekatnya diri kita kepada Allah Yang Maha Pengasih. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mengagungkan syariat-Nya dan dijauhkan dari segala yang haram.
📜 Ayat 28-32 — Al-Hajj
Terjemah — Al-Hajj 30
Surat Al-Hajj Ayat 30 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan apa-apa yang terhormat di…Surat Ayat 30/78 — Al-Hajj الحج (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hajj Dengarkan, Al-Hajj Terjemah, Al-Hajj mp3, Al-Hajj pdf. Ayat 28–32. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








