Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ: Kekuasaan dan kepemilikan mutlak atas seluruh langit dan bumi, baik penciptaan, pengaturan, maupun pengelolaannya.
- وَلَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا: Tidak menjadikan seorang anak (menyangkal keyakinan orang-orang yang mengaku Allah memiliki anak).
- شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ: Sekutu atau mitra dalam kekuasaan-Nya.
- خَلَقَ كُلَّ شَيْءٍ: Menciptakan segala sesuatu dari tiada menjadi ada.
- فَقَدَّرَهُ تَقْدِيرًا: Menetapkan ukuran, ketentuan, dan takdir yang tepat bagi setiap makhluk sesuai hikmah-Nya.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan pujian Allah terhadap diri-Nya yang Maha Suci, sebagai jawaban atas segala bentuk kesyirikan dan keyakinan yang menyimpang. Allah-lah satu-satunya Pemilik kerajaan langit dan bumi, tidak ada satu pun makhluk yang memiliki hak kepemilikan atas keduanya. Kekuasaan-Nya mutlak dan sempurna, tidak berkurang sedikit pun karena apa pun.
Allah menegaskan bahwa Dia tidak memiliki anak, sebagai bantahan terhadap orang-orang Nasrani yang mengaku Al-Masih sebagai anak Allah, dan juga bantahan terhadap orang-orang musyrik yang mengatakan malaikat adalah anak-anak perempuan Allah. Maha Suci Allah dari semua itu. Dia juga tidak memiliki sekutu dalam kerajaan-Nya, sebagai bantahan terhadap kaum musyrik Quraisy yang menjadikan berhala-berhala sebagai sekutu bagi Allah dalam ibadah dan pengaturan.
Kemudian Allah menyebutkan bukti keesaan dan kesempurnaan-Nya: Dia menciptakan segala sesuatu — dari yang paling kecil hingga yang paling besar, dari yang tampak hingga yang tersembunyi — lalu menetapkan ukuran dan ketentuan yang tepat bagi setiap ciptaan-Nya. Tidak ada yang sia-sia, tidak ada yang cacat, dan tidak ada yang keluar dari hikmah-Nya. Setiap makhluk diciptakan dengan bentuk, sifat, dan fungsi yang sesuai dengan kehendak dan kebijaksanaan-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah kebesaran ayat ini! Jika Allah adalah Pemilik segala sesuatu, lalu mengapa kita masih menggantungkan hati kepada selain-Nya? Jika Dia tidak memiliki sekutu, mengapa kita masih mempersekutukan-Nya dengan makhluk yang lemah dan tidak berdaya? Jika Dia menciptakan segala sesuatu dengan ukuran yang tepat, maka yakinlah bahwa setiap ketentuan yang Allah tetapkan dalam hidupmu — baik suka maupun duka, senang maupun susah — semuanya memiliki hikmah dan kebaikan bagimu.
Ayat ini mengajak kita untuk merasakan keagungan Allah yang Maha Esa, yang tidak membutuhkan anak atau sekutu dalam kerajaan-Nya. Dialah yang menciptakan kita, mengatur rezeki kita, dan mengetahui segala kebutuhan kita. Maka, sudah sepantasnya kita hanya beribadah kepada-Nya, hanya memohon kepada-Nya, dan hanya bersandar kepada-Nya.
Ketika engkau merasa sendirian, ingatlah bahwa Pemilik langit dan bumi bersamamu. Ketika engkau merasa lemah, ingatlah bahwa Dia yang menciptakan segala sesuatu dengan ketentuan yang sempurna pasti mampu menguatkanmu. Maka dekatkanlah dirimu kepada-Nya, niscaya engkau akan merasakan ketenangan yang hakiki.
📜 Ayat 1-4 — Al-Furqan
Terjemah — Al-Furqan 2
Surat Al-Furqan Ayat 2 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai…Surat Ayat 2/77 — Al-Furqan الفرقان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Furqan Dengarkan, Al-Furqan Terjemah, Al-Furqan mp3, Al-Furqan pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








