An-Naml · 7/93
Terjemah Transliterasi — An-Naml
إِذۡ قَالَ مُوسَىٰ لِأَهۡلِهِۦٓ إِنِّيٓ ءَانَسۡتُ نَارًا سَـَٔاتِيكُم مِّنۡهَا بِخَبَرٍ أَوۡ ءَاتِيكُم بِشِهَابٍ قَبَسٍ لَّعَلَّكُمۡ تَصۡطَلُونَ  ۝٧
Iz qaala Moosaa li ahliheee inneee aanastu naaran saaateekum minhaa bikhabarin aw aateekum bishihaabin qabasil la`allakum tastaloon
📖 Arti Bahasa Indonesia
(Ingatlah) ketika Musa berkata kepada keluarganya: "Sesungguhnya aku melihat api. Aku kelak akan membawa kepadamu khabar daripadanya, atau aku membawa kepadamu suluh api supaya kamu dapat berdiang".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • آَنَسْتُ : Aku melihat dengan jelas dan yakin.
  • شِهَابٍ قَبَسٍ : Obor atau bara api yang menyala di ujung kayu, yang bisa diambil untuk menyalakan api.
  • تَصْطَلُونَ : Kalian menghangatkan diri di dekat api (karena udara sangat dingin).

Tafsir Ayat:

Wahai Rasulullah, ingatlah dan sampaikanlah kepada umatmu kisah Nabi Musa ketika ia dalam perjalanan dari negeri Madyan menuju Mesir bersama keluarganya. Di tengah perjalanan yang gelap dan dingin, ia kehilangan arah di malam yang sangat pekat. Saat itulah ia melihat secercah cahaya api dari kejauhan. Maka ia berkata kepada keluarganya dengan penuh harap: "Sungguh, aku melihat api! Aku akan pergi ke arahnya. Jika aku sampai di sana, aku akan membawa kabar kepada kalian tentang jalan yang benar, atau setidaknya aku akan membawa sepercik bara api yang menyala, agar kalian dapat menghangatkan diri dari hawa dingin yang sangat menusuk."

Ayat ini mengajarkan kepada kita betapa besarnya kasih sayang dan tanggung jawab seorang pemimpin terhadap keluarganya. Nabi Musa tidak meninggalkan keluarganya dalam kebingungan, tetapi ia berusaha mencari solusi, baik berupa petunjuk jalan maupun kehangatan fisik. Ini adalah teladan bagi kita: dalam setiap kesulitan, jangan pernah berputus asa, dan selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi orang-orang yang kita cintai.

Subhanallah, dari api kecil yang ia lihat itulah Allah memulai perjalanan besar kenabiannya. Allah mengubah keperluan duniawi yang sederhana menjadi wahyu Ilahi yang agung. Ini mengajarkan kita bahwa rezeki dan pertolongan Allah bisa datang dari arah yang tidak kita duga. Maka janganlah meremehkan hal-hal kecil dalam hidup; bisa jadi di baliknya tersimpan hikmah yang luar biasa. Dan ingatlah, ketika kita ikhlas berjuang untuk kebaikan keluarga dan orang-orang di sekitar kita, Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 5-9 — An-Naml

5أُوْلَٰٓئِكَ ٱلَّذِينَ لَهُمۡ سُوٓءُ ٱلۡعَذَابِ وَهُمۡ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ هُمُ ٱلۡأَخۡسَرُونَ 
Mereka itulah orang-orang yang mendapat (di dunia) azab yang buruk dan mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling merugi.
6وَإِنَّكَ لَتُلَقَّى ٱلۡقُرۡءَانَ مِن لَّدُنۡ حَكِيمٍ عَلِيمٍ 
Dan sesungguhnya kamu benar-benar diberi Al Quran dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
7إِذۡ قَالَ مُوسَىٰ لِأَهۡلِهِۦٓ إِنِّيٓ ءَانَسۡتُ نَارًا سَـَٔاتِيكُم مِّنۡهَا بِخَبَرٍ أَوۡ ءَاتِيكُم بِشِهَابٍ قَبَسٍ لَّعَلَّكُمۡ تَصۡطَلُونَ 
(Ingatlah) ketika Musa berkata kepada keluarganya: "Sesungguhnya aku melihat api. Aku kelak akan membawa kepadamu khabar daripadanya, atau aku membawa kepadamu suluh api supaya kamu dapat berdiang".
8فَلَمَّا جَآءَهَا نُودِيَ أَنۢ بُورِكَ مَن فِي ٱلنَّارِ وَمَنۡ حَوۡلَهَا وَسُبۡحَٰنَ ٱللَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ 
Maka tatkala dia tiba di (tempat) api itu, diserulah dia: "Bahwa telah diberkati orang-orang yang berada di dekat api itu, dan orang-orang yang berada di sekitarnya. Dan Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam".
9يَٰمُوسَىٰٓ إِنَّهُۥٓ أَنَا ٱللَّهُ ٱلۡعَزِيزُ ٱلۡحَكِيمُ 
(Allah berfirman): "Hai Musa, sesungguhnya, Akulah Allah, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
An-NamlIndeks Quran
93Ayat
MakkiyahRevelation
7Ayat

Terjemah — An-Naml 7

Surat Ayat 7/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu