Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Muṣībah: Bencana atau azab yang menimpa.
- Bimā qaddamat aydīhim: Disebabkan oleh perbuatan dosa dan kekufuran yang telah mereka lakukan.
- Lawlā: Mengapa tidak / seharusnya.
- Āyātika: Tanda-tanda kekuasaan-Mu, yaitu wahyu dan kitab-kitab suci.
Tafsir Ayat:
Ayat ini menjelaskan hikmah agung di balik diutusnya para rasul. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa seandainya bukan karena alasan untuk memutus hujjah (alasan) manusia, maka azab yang dahsyat pasti segera menimpa orang-orang kafir akibat kekufuran dan kemaksiatan yang telah mereka perbuat. Namun, Allah Maha Penyayang lagi Maha Bijaksana tidak menyegerakan azab itu.
Mengapa demikian? Karena jika azab itu ditimpakan kepada mereka tanpa terlebih dahulu mengutus seorang rasul, maka mereka akan memiliki alasan untuk berkata pada hari kiamat: *"Ya Tuhan kami, mengapa Engkau tidak mengutus seorang rasul kepada kami? Seandainya Engkau mengutusnya, tentu kami akan mengikuti ayat-ayat-Mu yang diturunkan dan kami akan menjadi orang-orang yang beriman."*
Maka dari itu, Allah mengutus para rasul sebagai rahmat bagi seluruh alam, agar tidak ada lagi alasan bagi manusia untuk berdalih di hadapan Allah kelak. Setelah rasul datang membawa petunjuk, maka tidak ada lagi uzur bagi siapa pun. Barangsiapa beriman, maka keselamatanlah baginya; dan barangsiapa ingkar, maka azab itu menjadi konsekuensi yang adil atas pilihannya sendiri.
Pesan Dakwah dan Pelajaran Berharga:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Allah tidak pernah menzalimi siapa pun. Sebelum menghukum, Allah terlebih dahulu memberikan peringatan melalui para rasul dan kitab-kitab suci. Ini adalah bukti keadilan dan rahmat Allah yang sempurna.
Renungkanlah, betapa beruntungnya kita yang telah menerima risalah Islam melalui Nabi Muhammad ﷺ. Kita tidak lagi memiliki alasan untuk berpaling dari kebenaran. Setiap hari kita mendengar ayat-ayat Allah dibacakan, setiap waktu kita diseru kepada kebaikan. Maka, marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk bagi diri kita untuk segera beriman dan beramal saleh.
Jangan sampai kita termasuk golongan yang ketika azab datang baru menyesal dan berdalih. Padahal pintu taubat masih terbuka selama nyawa masih di badan. Mari kita sambut seruan Allah dengan penuh cinta dan ketaatan, agar kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beruntung di dunia dan akhirat. Semoga Allah memudahkan kita untuk senantiasa mengikuti petunjuk-Nya dan menjadikan kita dari kalangan orang-orang yang beriman. Aamiin.
📜 Ayat 45-49 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 47
Surat Al-Qasas Ayat 47 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan agar mereka tidak mengatakan ketika azab menimpa mereka disebabkan…Surat Ayat 47/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 45–49. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








