Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- اللَّغْوَ (al-laghw): Perkataan yang sia-sia, tidak bermanfaat, batil, atau ucapan buruk yang tidak layak untuk diperhatikan.
- أَعْرَضُوا عَنْهُ (a'radhu 'anhu): Mereka berpaling darinya, tidak menghiraukannya, dan tidak melayaninya.
- سَلَامٌ عَلَيْكُمْ (salāmun 'alaikum): Ucapan selamat yang bermakna perpisahan dan perdamaian, bukan sekadar ucapan penghormatan biasa. Maknanya: "Kami tidak akan mengganggu kalian, dan kami berlepas diri dari perbuatan kalian."
- لَا نَبْتَغِي الْجَاهِلِينَ (lā nabtaghī al-jāhilīn): Kami tidak menginginkan kebersamaan atau pergaulan dengan orang-orang yang bodoh (dalam hal kebenaran).
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan akhlak agung sebagian hamba-hamba Allah yang beriman, khususnya dari kalangan Ahli Kitab yang beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ. Mereka adalah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, sehingga ketika mereka mendengar perkataan yang sia-sia, batil, atau bahkan hinaan yang dilontarkan oleh orang-orang musyrik, mereka tidak membalasnya dengan keburukan. Sebaliknya, mereka memilih untuk berpaling dan tidak melayani perkataan tersebut.
Mereka berkata kepada orang-orang yang berkata buruk itu: "Kami bertanggung jawab atas amal perbuatan kami, dan kalian pun bertanggung jawab atas amal perbuatan kalian sendiri. Kami tidak akan mencampuri urusan kalian, dan kalian tidak akan mendapatkan gangguan apa pun dari kami. Semoga keselamatan tetap atas kalian—bukan sebagai penghormatan, melainkan sebagai tanda perpisahan dan perdamaian. Kami tidak akan membalas kebodohan kalian dengan kebodohan yang serupa, karena kami tidak menginginkan jalan dan pergaulan orang-orang yang jahil."
Sikap ini adalah puncak kedewasaan iman dan kemuliaan akhlak. Mereka tidak membiarkan kemarahan menguasai diri, tidak membalas hinaan dengan hinaan, dan tidak membiarkan keburukan orang lain merusak ketenangan hati mereka. Mereka memilih jalan yang lebih baik: berpaling dengan penuh hikmah, menjaga lisan agar tetap bersih, dan menyerahkan urusan kepada Allah.
Sungguh, inilah pelajaran berharga bagi setiap muslim dalam berdakwah dan bergaul. Tidak semua keburukan harus dihadapi dengan perlawanan. Terkadang, berpaling dengan sopan dan menjawab dengan ucapan yang baik justru lebih menyentuh hati dan menunjukkan keindahan Islam. Ayat ini mengajarkan kita untuk tidak mudah terpancing oleh perkataan-perkataan yang menjatuhkan, dan untuk selalu menjaga martabat diri dengan tidak meniru keburukan orang lain.
Renungkanlah wahai saudaraku—betapa indahnya jika kita mampu meneladani akhlak ini dalam kehidupan sehari-hari. Ketika seseorang berkata kasar kepada kita, kita tidak perlu membalas dengan kekasaran. Cukup katakan, "Bagiku amalku, dan bagimu amalmu. Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua." Dengan begitu, kita telah memenangkan hati kita sendiri dan menjaga kedamaian di tengah masyarakat. Inilah jalan orang-orang yang berilmu dan beriman, yang tidak mencari-cari pergaulan dengan orang-orang yang jahil, demi menjaga kesucian hati dan keutuhan iman.
📜 Ayat 53-57 — Al-Qasas
Terjemah — Al-Qasas 55
Surat Al-Qasas Ayat 55 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat, mereka berpaling…Surat Ayat 55/88 — Al-Qasas القصص (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qasas Dengarkan, Al-Qasas Terjemah, Al-Qasas mp3, Al-Qasas pdf. Ayat 53–57. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








