Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- فَادْرَءُوا: artinya tolaklah atau jauhkanlah.
- الْمَوْتَ: kematian yang telah ditetapkan oleh Allah.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini berbicara tentang sekelompok orang munafik yang duduk tinggal (tidak ikut berperang) pada Perang Uhud. Mereka berkata kepada saudara-saudara mereka—yang dimaksud di sini adalah saudara senasab, bukan saudara seiman—yang gugur sebagai syuhada di medan perang: "Seandainya mereka menaati kami dan tidak keluar untuk berperang, niscaya mereka tidak akan terbunuh."
Mereka mengira bahwa pendapat dan akal mereka lebih benar daripada perintah Rasulullah ﷺ, dan mereka menyangka bahwa dengan duduk tinggal dari berperang, mereka telah selamat dari kematian.
Maka Allah memerintahkan Nabi-Nya ﷺ untuk membantah mereka dengan jawaban yang tegas dan penuh hikmah: "Katakanlah: Tolaklah kematian itu dari dirimu, jika kamu orang-orang yang benar."
Maksudnya: Jika kalian benar dalam keyakinan kalian bahwa duduk tinggal dan tidak berperang dapat menyelamatkan dari kematian, maka cobalah tolak kematian itu dari diri kalian ketika datang menjemput. Padahal kalian semua pasti akan mati, baik kalian ikut berperang maupun tidak. Kematian adalah ketetapan Allah yang pasti terjadi, tidak dapat dihindari dengan akal, tipu daya, atau pun dengan duduk tinggal di rumah.
Ayat ini merupakan sanggahan yang sangat kuat terhadap logika mereka yang keliru, sekaligus menjadi pelajaran berharga bagi setiap muslim: bahwa ajal adalah rahasia Allah, dan bahwa jihad serta berjuang di jalan Allah bukanlah sebab kematian, melainkan sebab kemuliaan dan kebaikan.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku kaum muslimin, ayat ini mengajarkan kita sebuah kebenaran yang sangat penting: bahwa kematian adalah ketetapan Allah yang tidak dapat ditunda ataupun dimajukan. Tidak ada satu pun makhluk yang dapat menghindar darinya, baik dengan bersembunyi di dalam benteng yang kokoh, maupun dengan duduk tinggal tidak berjuang.
Oleh karena itu, janganlah kita tertipu oleh perasaan aman yang palsu. Sungguh, kemuliaan seorang mukmin bukanlah terletak pada panjangnya usia, melainkan pada kebaikan amal dan keikhlasan dalam berjuang di jalan Allah. Berjuanglah dengan jiwa dan hartamu, niscaya Allah akan memberikan ketenangan di hati dan keberkahan dalam hidup. Ingatlah bahwa syuhada yang gugur di medan perang itu hidup di sisi Rabb mereka dengan mendapatkan rezeki yang melimpah, dan mereka adalah orang-orang yang paling mulia di sisi Allah.
Janganlah kita menjadi orang-orang yang hanya pandai berkomentar dan menyalahkan, sementara diri sendiri enggan berkorban. Jadilah hamba Allah yang teguh imannya, berani berjuang, dan senantiasa bertawakal kepada Allah dalam setiap keadaan. Karena sesungguhnya, kemenangan dan kemuliaan hanya akan diperoleh dengan keimanan, kesabaran, dan pengorbanan.
📜 Ayat 166-170 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 168
Surat Ayat 168/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 166–170. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








