Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَنَامُكُم (manaamukum): tidur kalian.
- وَابْتِغَاؤُكُم مِّن فَضْلِهِ (wabtighaaukum min fadhlih): usaha kalian mencari rezeki dan karunia Allah.
- لَآيَاتٍ (la-aayaat): tanda-tanda kebesaran dan bukti-bukti kekuasaan Allah.
- يَسْمَعُونَ (yasma'uun): mendengar dengan telinga hati, yaitu mendengar dengan penuh perenungan dan penerimaan.
Tafsir Ayat:
Di antara tanda-tanda kebesaran Allah yang terbentang di hadapan mata kita adalah nikmat tidur di malam hari dan di siang hari. Tidur bukanlah perkara sepele; ia adalah mekanisme luar biasa yang Allah ciptakan untuk memulihkan tenaga, menghilangkan kelelahan, dan mengistirahatkan tubuh serta pikiran dari hiruk-pikuk aktivitas harian. Bayangkan jika Allah tidak menjadikan tidur sebagai kebutuhan yang menyenangkan, tentu manusia akan kelelahan dan kehidupannya berantakan.
Di sisi lain, Allah menjadikan siang hari sebagai waktu untuk kalian bangun dan bertebaran di muka bumi, mencari karunia dan rezeki dari-Nya. Pergi bekerja, berdagang, bercocok tanam, atau menuntut ilmu—semuanya adalah bentuk "ibadah mencari rezeki" yang halal. Allah tidak membiarkan hamba-Nya dalam kesia-siaan; Dia mengatur ritme kehidupan dengan sempurna: malam untuk istirahat, siang untuk beraktivitas.
Sungguh, dalam pergantian malam dan siang, dalam tidur dan bangun, dalam usaha dan rezeki, terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah yang sangat jelas bagi kaum yang mau mendengar dengan hati yang terbuka. Mereka yang mendengar dengan telinga hati, bukan sekadar mendengar dengan telinga fisik, akan merenungkan betapa agungnya Pencipta yang mengatur segala sesuatu dengan keseimbangan yang menakjubkan.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku, marilah kita renungkan sejenak! Setiap kali kita memejamkan mata untuk tidur dan setiap kali kita membuka mata untuk bekerja, sebenarnya Allah sedang berbicara kepada kita melalui ciptaan-Nya. Tidur yang lelap adalah bukti kasih sayang Allah, dan rezeki yang kita peroleh di siang hari adalah bukti kecukupan dari-Nya. Tidakkah kita ingin bersyukur? Tidakkah kita ingin mendekat kepada Zat yang Maha Pengatur ini?
Islam mengajarkan kita untuk menjadikan tidur sebagai ibadah—dengan niat memulihkan tenaga agar bisa beribadah dan bekerja dengan baik. Demikian pula bekerja, kita niatkan sebagai ibadah untuk mencari rezeki halal bagi keluarga. Dengan begitu, seluruh hidup kita bernilai pahala di sisi Allah.
Maka, wahai hamba Allah, bukalah telinga hatimu! Dengarkanlah seruan alam semesta yang mengajakmu mengenal Penciptamu. Jangan biarkan hari-harimu berlalu tanpa merenungkan kebesaran Allah. Jadikanlah tidurmu dan usahamu sebagai jalan menuju cinta-Nya. Sungguh, Allah tidak pernah jauh dari hamba-Nya; Dia selalu dekat, selalu mendengar, dan selalu mencukupi siapa pun yang bertawakal kepada-Nya. Mari kita tingkatkan keimanan kita, karena hanya dengan iman hati menjadi tenang dan hidup menjadi bermakna.
📜 Ayat 21-25 — Ar-Rum
Terjemah — Ar-Rum 23
Surat Ar-Rum Ayat 23 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam…Surat Ayat 23/60 — Ar-Rum الروم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rum Dengarkan, Ar-Rum Terjemah, Ar-Rum mp3, Ar-Rum pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








