Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- ضَلَلْتُ (aku tersesat): menyimpang dari kebenaran.
- أَضِلُّ عَلَى نَفْسِي (aku tersesat atas diriku sendiri): akibat buruk dari kesesatan itu hanya menimpa diriku sendiri.
- اهْتَدَيْتُ (aku mendapat petunjuk): berada di atas jalan yang lurus.
- سَمِيعٌ قَرِيبٌ (Maha Mendengar lagi Maha Dekat): pendengaran-Nya meliputi segala sesuatu, dan kedekatan-Nya kepada hamba-Nya tidak terhalangi oleh apa pun.
Tafsir Lengkap:
Wahai Rasulullah, sampaikanlah kepada orang-orang musyrik yang mendustakanmu itu dengan penuh kejujuran dan ketegasan: "Jika aku tersesat dari kebenaran—dan hal itu mustahil terjadi padaku—maka akibat buruk dari kesesatan itu hanya akan menimpa diriku sendiri, tidak akan merugikan kalian sedikit pun. Namun jika aku berada di atas petunjuk dan kebenaran, maka itu semata-mata karena rahmat dan karunia Allah, yaitu melalui wahyu yang Dia turunkan kepadaku dari sisi-Nya. Aku tidak memiliki kelebihan apa pun dari diriku sendiri; semua kebaikan dan hidayah ini datangnya dari Allah semata."
Ayat ini mengajarkan kepada kita sebuah prinsip agung tentang keikhlasan dan ketulusan dalam berdakwah. Seorang da'i tidak pernah meminta imbalan atau mengharap pujian dari manusia, karena hidayah itu datangnya dari Allah. Jika ada kebaikan, maka itu dari Allah; jika ada kekurangan, maka itu dari kelemahan diri sendiri.
Kemudian Allah menutup ayat ini dengan dua sifat-Nya yang agung: سَمِيعٌ (Maha Mendengar) dan قَرِيبٌ (Maha Dekat). Ini adalah kabar gembira bagi setiap hamba yang berdoa dan memohon kepada-Nya. Allah mendengar setiap ucapan hamba-Nya, tidak ada satu kata pun yang luput dari pendengaran-Nya, dan Dia dekat kepada orang-orang yang berdoa kepada-Nya. Maka perbanyaklah berdoa dan bermunajat kepada Allah, karena Dia tidak pernah jauh dari hamba-Nya yang tulus memohon.
Saudaraku, renungkanlah keindahan ayat ini! Ia mengajarkan kita untuk selalu bersandar kepada Allah dalam setiap keadaan, mengakui kelemahan diri, dan menisbatkan segala kebaikan kepada Allah semata. Inilah akhlak para nabi dan orang-orang saleh. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa dekat dengan Allah, mendengar firman-Nya, dan berjalan di atas petunjuk-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 48-52 — Saba
Terjemah — Saba 50
Surat Saba Ayat 50 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Jika aku sesat maka sesungguhnya aku sesat atas kemudharatan…Surat Ayat 50/54 — Saba سبأ (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Saba Dengarkan, Saba Terjemah, Saba mp3, Saba pdf. Ayat 48–52. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








