Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Jā'a biṣ-ṣidq (جَاءَ بِالصِّدْقِ): Orang yang membawa kebenaran, yaitu Nabi Muhammad ﷺ yang datang dengan Al-Qur'an dan ajaran yang benar.
- Ṣaddaqa bihī (صَدَّقَ بِهِ): Membenarkan dan mengimani kebenaran yang dibawa tersebut dengan hati, lisan, dan amal perbuatan.
- Al-Muttaqūn (الْمُتَّقُونَ): Orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang memelihara diri dari kemaksiatan dengan menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman bahwa orang yang datang membawa kebenaran—baik dalam perkataan maupun perbuatan—dan orang yang membenarkan kebenaran itu dengan keimanan yang tulus serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, merekalah hamba-hamba Allah yang sejati. Mereka adalah orang-orang yang benar-benar bertakwa, yang menggabungkan antara ilmu, keyakinan, dan amal saleh.
Ayat ini secara khusus merujuk kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ sebagai pembawa kebenaran yang paling utama, karena beliau datang dengan Al-Qur'an dan petunjuk yang sempurna. Adapun orang-orang yang membenarkan beliau dan mengikuti ajarannya—mulai dari para sahabat radhiyallahu 'anhum hingga seluruh umat Islam yang beriman dan beramal saleh sampai hari kiamat—mereka itulah golongan yang disebut sebagai orang-orang bertakwa.
Menariknya, Allah tidak hanya menyebut orang yang membawa kebenaran, tetapi juga orang yang membenarkannya. Ini mengajarkan kita bahwa kebenaran tidak cukup hanya diketahui atau didakwahkan, tetapi harus diimani dan diamalkan. Seorang da'i yang menyeru kebenaran tanpa mengamalkannya, atau seorang mukmin yang mengaku beriman tanpa beramal, belum mencapai derajat takwa yang sempurna. Takwa adalah perpaduan antara ilmu, iman, dan amal.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini memberikan kabar gembira yang sangat besar bagi kita. Allah menyebutkan bahwa siapa saja yang membawa kebenaran dan membenarkannya, maka mereka termasuk golongan orang-orang bertakwa. Ini adalah panggilan yang mulia bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang konsisten antara perkataan dan perbuatan.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup kita, membenarkan ajarannya dengan hati yang yakin, mengucapkannya dengan lisan yang jujur, dan mengamalkannya dengan anggota badan. Dengan demikian, kita akan termasuk dalam golongan orang-orang yang disebut oleh Allah sebagai *al-muttaqūn*—mereka yang akan mendapatkan kemuliaan di dunia dan kebahagiaan abadi di akhirat.
Ingatlah, kebenaran yang kita bawa dan kita imani ini bukanlah beban, melainkan cahaya yang menerangi jalan hidup kita menuju ridha Allah. Maka berpegang teguhlah pada Al-Qur'an dan Sunnah, niscaya kita akan merasakan manisnya iman dan ketenangan hati yang tidak pernah pudar. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang mendapatkan syafaat Nabi Muhammad ﷺ di hari kiamat kelak. Aamiin.
📜 Ayat 31-35 — Az-Zumar
Terjemah — Az-Zumar 33
Surat Az-Zumar Ayat 33 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah…Surat Ayat 33/75 — Az-Zumar الزمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Az-Zumar Dengarkan, Az-Zumar Terjemah, Az-Zumar mp3, Az-Zumar pdf. Ayat 31–35. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








