Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Kafarū: Mereka yang mengingkari Allah dan rasul-Nya, menutup kebenaran yang telah jelas.
- Zalamū: Mereka berlaku zalim, baik terhadap diri sendiri dengan terus-menerus dalam kekufuran, maupun terhadap kebenaran dengan menyembunyikannya.
- Lam yakunillāhu liyaghfira lahum: Allah tidak akan memberikan ampunan kepada mereka.
- Wa lā liyahdiyahum ṭarīqā: Dan tidak akan memberi petunjuk kepada mereka ke jalan keselamatan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini berbicara tentang golongan yang paling berat keadaannya di sisi Allah, yaitu mereka yang menggabungkan antara kekufuran dan kezaliman. Mereka bukan sekadar tersesat, tetapi memilih untuk menutup mata dari kebenaran yang telah terang, bahkan ada di antara mereka yang sengaja menyembunyikan sifat-sifat Nabi Muhammad ﷺ yang telah tertulis dalam kitab-kitab mereka. Kezaliman mereka bertambah karena mereka tidak hanya menzalimi diri sendiri, tetapi juga berusaha menghalangi orang lain dari jalan Allah.
Allah menegaskan dengan kata *lam yakun* yang menunjukkan penafian yang bersifat pasti dan abadi—bahwa Allah tidak akan pernah memberikan ampunan kepada mereka selama mereka berada dalam keadaan kufur dan zalim itu. Ini bukan berarti rahmat Allah sempit, tetapi karena mereka sendiri yang menutup pintu taubat dengan terus-menerus dalam kekufuran hingga akhir hayat. Demikian pula, Allah tidak akan menunjukkan kepada mereka jalan yang menyelamatkan, karena hati mereka telah dikunci mati oleh kesombongan dan keingkaran.
Namun di balik peringatan keras ini, ada pelajaran berharga bagi kita: jangan pernah merasa aman dari tipu daya Allah, dan jangan pula berputus asa dari rahmat-Nya. Selama pintu taubat masih terbuka, selama nafas masih di dada, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ayat ini mengajarkan kita untuk segera kembali kepada Allah sebelum datangnya penyesalan yang tiada guna. Betapa indahnya Islam yang mengajarkan keseimbangan antara harapan dan takut, antara rahmat dan azab. Maka marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk untuk memperbaiki diri, memperbanyak istighfar, dan berlomba-lomba dalam kebaikan, agar kita termasuk golongan yang dirahmati dan diberi petunjuk ke jalan yang lurus.
📜 Ayat 166-170 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 168
Surat Ayat 168/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 166–170. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








