Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْجِبْتِ (Al-Jibt): Segala sesuatu yang disembah selain Allah, baik berupa berhala, patung, dukun, tukang sihir, atau segala bentuk kesesatan.
- الطَّاغُوتِ (Ath-Thaghut): Segala sesuatu yang melampaui batas dalam kekufuran dan kesesatan, baik berupa setan, berhala, dukun, atau pemimpin yang menyesatkan manusia dari jalan Allah.
- أَهْدَى (Ahda): Lebih lurus, lebih benar, atau lebih baik jalannya.
- سَبِيلًا (Sabila): Jalan, cara, atau agama.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, tidakkah engkau melihat dan merasa heran terhadap keadaan orang-orang Yahudi yang telah diberikan bagian dari ilmu pengetahuan (Kitab Taurat) dan mengetahui kebenaran, namun mereka tetap beriman kepada segala sesuatu yang disembah selain Allah, berupa berhala-berhala dan thaghut, serta segala bentuk kesesatan yang menyeru kepada kekufuran. Mereka bahkan rela tunduk dan bersujud kepada berhala-berhala kaum musyrik Quraisy demi mendapatkan dukungan mereka untuk memerangi Rasulullah ﷺ.
Yang lebih memprihatinkan lagi, mereka dengan lantang berkata kepada orang-orang kafir Quraisy: "Orang-orang kafir ini (Abu Sufyan dan para pengikutnya) lebih lurus dan lebih benar jalannya daripada orang-orang yang beriman kepada Muhammad ﷺ dan para sahabatnya." Sungguh, ini merupakan bentuk penyimpangan yang sangat parah, karena mereka lebih memilih kekufuran daripada keimanan, dan lebih mengutamakan kesesatan daripada petunjuk.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kepada kita betapa bahayanya sikap munafik dan berpaling dari kebenaran meskipun telah mengetahui ilmunya. Orang-orang Yahudi itu sebenarnya memiliki pengetahuan tentang kitab suci mereka yang mengabarkan kedatangan Nabi Muhammad ﷺ, namun mereka justru memihak kepada orang-orang kafir dan menganggap mereka lebih baik daripada kaum mukminin.
Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua: ilmu tanpa keimanan yang benar tidak akan bermanfaat. Bahkan bisa menjadi sebab kesesatan yang lebih dalam. Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menjaga hati kita agar tetap teguh di atas keimanan, menjauhi segala bentuk kesyirikan dan kesesatan, serta tidak pernah merasa bangga dengan orang-orang kafir atau merendahkan kaum mukminin.
Ketahuilah, wahai saudaraku, bahwa Allah ﷻ Maha Mengetahui segala tipu daya mereka. Tidak ada satu pun perbuatan mereka yang luput dari pengawasan-Nya. Maka tetaplah berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, karena itulah jalan yang paling lurus dan benar. Jangan pernah tergoda oleh penilaian orang-orang yang menyimpang, karena kebenaran tetaplah kebenaran meskipun banyak yang menentangnya. Semoga Allah ﷻ meneguhkan hati kita di atas iman dan Islam hingga akhir hayat. Aamiin.
📜 Ayat 49-53 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 51
Surat An-Nisa Ayat 51 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al…Surat Ayat 51/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 49–53. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








