An-Nisa · 59/176
Terjemah Transliterasi — An-Nisa
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا ۝٥٩
Yaaa aiyuhal lazeena aamanooo atee`ul laaha wa atee`ur Rasoola wa ulil amri minkum fa in tanaaza`tum fee shai`in faruddoohu ilal laahi war Rasooli in kuntum tu`minoona billaahi wal yawmil Aakhir; zaalika khairunw wa ahsanu taaweelaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:

  • Ūlil-amri: Para pemimpin atau penguasa yang memegang urusan kaum muslimin, baik itu pemimpin pemerintahan, hakim, maupun ulama yang menjadi rujukan.
  • Tanāza'tum: Perselisihan atau perbedaan pendapat di antara kalian.
  • Ruddūhu: Kembalikanlah perkara tersebut.
  • Ta'wīlan: Akibat, kesudahan, atau hasil akhir yang baik.

Tafsir Ayat:

Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya! Taatilah Allah dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Dan taatilah Rasulullah ﷺ dalam segala perkara yang beliau bawa, baik berupa perintah, larangan, petunjuk, maupun teladan. Serta taatilah para pemimpin kalian dari kalangan umat Islam—selama mereka memerintahkan hal-hal yang sesuai dengan syariat Allah dan tidak bertentangan dengan perintah Rasul-Nya. Ketaatan kepada pemimpin adalah bagian dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya, selama tidak dalam kemaksiatan.

Apabila kalian berselisih pendapat dalam suatu perkara—baik dalam urusan agama maupun dunia—maka kembalikanlah perselisihan itu kepada Kitab Allah (Al-Qur'an) dan Sunnah Rasul-Nya ﷺ. Pada masa hidup beliau, rujukan langsung kepada beliau; dan setelah beliau wafat, rujukan kepada sunnah beliau yang suci. Inilah bukti nyata keimanan kalian kepada Allah dan Hari Akhir. Barangsiapa benar-benar beriman, maka ia akan rela menjadikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai hakim tertinggi dalam setiap perselisihan.

Sesungguhnya mengembalikan segala perkara kepada Al-Qur'an dan Sunnah itu lebih baik bagi kalian daripada terus-menerus dalam perselisihan atau berpegang pada pendapat pribadi yang jauh dari petunjuk wahyu. Ia juga lebih indah akibatnya dan lebih mulia kesudahannya di dunia maupun di akhirat.


Hikmah dan Nasihat:

Saudaraku seiman, ayat yang mulia ini adalah fondasi agung bagi kehidupan umat Islam. Allah mengajarkan kita sebuah sistem yang sempurna: taat kepada Allah, taat kepada Rasul, dan taat kepada pemimpin selama dalam ketaatan. Namun ketika terjadi perbedaan, Allah tidak membiarkan kita bingung—Dia menunjukkan jalan keluar yang terang, yaitu kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah.

Betapa indahnya Islam! Ia tidak pernah membiarkan umatnya terombang-ambing dalam kebingungan. Setiap masalah pasti ada rujukannya. Maka jadilah hamba yang mencintai Al-Qur'an dan Sunnah, karena di sanalah cahaya petunjuk dan ketenangan hati. Dengan berpegang teguh pada keduanya, hidup kita akan terarah, perselisihan dapat diselesaikan dengan adil, dan hati menjadi tenang karena yakin bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang berpegang pada petunjuk-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan yang istiqamah di atas Al-Qur'an dan Sunnah, serta memberikan kita pemimpin-pemimpin yang adil dan mencintai syariat-Nya. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 57-61 — An-Nisa

57وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَنُدْخِلُهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا ۖ لَّهُمْ فِيهَا أَزْوَاجٌ مُّطَهَّرَةٌ ۖ وَنُدْخِلُهُمْ ظِلًّا ظَلِيلًا
Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai; kekal mereka di dalamnya; mereka di dalamnya mempunyai isteri-isteri yang suci, dan Kami masukkan mereka ke tempat yang teduh lagi nyaman.
58۞ إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَن تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُم بَيْنَ النَّاسِ أَن تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُم بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
59يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنكُمْ ۖ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ ذَٰلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا
Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
60أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا بِمَا أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَن يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَن يَكْفُرُوا بِهِ وَيُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَن يُضِلَّهُمْ ضَلَالًا بَعِيدًا
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhakim kepada thaghut, padahal mereka telah diperintah mengingkari thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya.
61وَإِذَا قِيلَ لَهُمْ تَعَالَوْا إِلَىٰ مَا أَنزَلَ اللَّهُ وَإِلَى الرَّسُولِ رَأَيْتَ الْمُنَافِقِينَ يَصُدُّونَ عَنكَ صُدُودًا
Apabila dikatakan kepada mereka: "Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang Allah telah turunkan dan kepada hukum Rasul", niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu.
An-NisaIndeks Quran
176Ayat
MadaniyahRevelation
59Ayat

Terjemah — An-Nisa 59

Surat Ayat 59/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 57–61. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu