Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Al-Muhl (الْمُهْلِ): Endapan minyak yang hitam pekat, atau logam cair yang sangat panas. Dalam konteks ini, ia menggambarkan sesuatu yang sangat panas dan mengerikan.
- Yaghlī (يَغْلِي): Mendidih dengan sangat hebat, seperti air yang mencapai titik didih tertinggi.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan betapa mengerikannya makanan para penghuni neraka, yaitu buah pohon zaqqum yang menjadi santapan mereka. Buah tersebut diibaratkan seperti al-muhl, yaitu endapan minyak yang hitam pekat atau logam cair yang sangat panas. Ketika buah zaqqum itu masuk ke dalam perut mereka, ia mendidih dengan dahsyatnya, sebagaimana air yang meluap-luap di atas api yang menyala-nyala. Perut-perut mereka bagaikan kuali raksasa yang berisi cairan panas yang terus bergolak, tidak pernah reda, dan tidak pernah mendingin.
Ini adalah gambaran yang sangat jelas tentang azab yang pedih bagi orang-orang yang ingkar kepada Allah dan mendustakan rasul-rasul-Nya. Mereka yang dahulu di dunia menikmati makanan dan minuman dengan penuh kesombongan, kini di akhirat merasakan makanan yang paling buruk dan menyiksa. Sungguh, keadilan Allah itu sempurna; setiap perbuatan akan mendapat balasan yang setimpal.
Renungan dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa banyak di antara kita yang lalai dan terlena dengan kenikmatan dunia yang sementara. Kita makan, minum, dan bersenang-senang tanpa mengingat bahwa ada kehidupan setelah kematian yang kekal abadi. Allah Ta'ala menurunkan ayat-ayat Al-Qur'an ini bukan untuk menakut-nakuti kita tanpa makna, melainkan sebagai peringatan yang penuh kasih sayang agar kita kembali kepada-Nya sebelum ajal menjemput.
Marilah kita jadikan gambaran azab ini sebagai cambuk untuk memperbaiki diri. Setiap kali kita hendak bermaksiat, ingatlah bahwa ada neraka yang mendidih menanti. Dan setiap kali kita merasa berat untuk beribadah, ingatlah bahwa surga yang penuh kenikmatan telah disediakan bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Allah tidak pernah menjanjikan kemudahan yang instan, tetapi Dia menjanjikan keindahan yang kekal bagi mereka yang sabar dan istiqamah di jalan-Nya. Maka, jangan sia-siakan kesempatan hidup yang hanya sekali ini untuk meraih ridha-Nya. Semoga Allah melindungi kita semua dari azab yang pedih dan memudahkan kita meniti jalan menuju surga-Nya yang abadi. Aamiin.
📜 Ayat 43-47 — Ad-Dukhan
Terjemah — Ad-Dukhan 45
Surat Ayat 45/59 — Ad-Dukhan الدخان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ad-Dukhan Dengarkan, Ad-Dukhan Terjemah, Ad-Dukhan mp3, Ad-Dukhan pdf. Ayat 43–47. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








