(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
🌐 Additional reference in Melayu
🌐 Melayu
Maka dengan sebab mereka mencabuli perjanjian setia mereka, Kami laknatkan mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu (tidak mahu menerima kebenaran). Mereka sentiasa mengubah Kalimah-kalimah (yang ada di dalam kitab Taurat dengan memutarnya) dari tempat-tempatnya (dan maksudnya) yang sebenar, dan mereka melupakan (meninggalkan) sebahagian dari apa yang diperingatkan mereka mereka dengannya. Dan engkau (wahai Muhammad) sentiasa dapat melihat perbuatan khianat yang mereka lakukan, kecuali sedikit dari mereka (yang tidak berlaku khianat). Oleh itu, maafkanlah mereka (jika mereka sedia bertaubat) dan janganlah dihiraukan, kerana sesungguhnya Allah suka kepada orang-orang yang berusaha supaya baik amalannya.
(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
📜
Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
Naqdhim (نَقْضِهِم): pelanggaran atau pemutusan mereka.
La'annāhum (لَعَنَّاهُمْ): kami jauhkan mereka dari rahmat Kami.
Qāsiyah (قَاسِيَةً): keras dan tidak lunak.
Yuḥarrifūn (يُحَرِّفُونَ): mengubah dan memutarbalikkan.
Al-Kalim (الْكَلِمَ): firman-firman Allah.
Ḥaẓẓan (حَظًّا): bagian atau porsi.
Tattaṭṭali'u (تَطَّلِعُ): engkau mengetahui dan menemukan.
Khā'inah (خَائِنَةٍ): pengkhianatan.
Iṣfaḥ (اصْفَحْ): berpalinglah dengan memaafkan.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, perhatikanlah bagaimana akibat dari pelanggaran janji! Karena pelanggaran berat yang dilakukan Bani Israil terhadap perjanjian-perjanjian kokoh yang telah diikat atas mereka—seperti mendustakan para rasul, membunuh sebagian nabi, dan meninggalkan kitab Allah—maka Allah mengusir mereka dari rahmat-Nya dan menjadikan hati mereka keras membatu, tidak lagi lunak menerima kebenaran dan tidak tersentuh oleh nasihat. Kekerasan hati inilah yang mendorong mereka berani mengubah firman Allah dari tempat-tempatnya yang benar, baik dengan mengganti lafaznya maupun menakwilkan maknanya sesuai hawa nafsu mereka. Mereka juga meninggalkan sebagian besar apa yang telah diperingatkan kepada mereka, termasuk iman kepada Nabi Muhammad ﷺ yang tercantum dalam kitab mereka.
Wahai Nabi yang mulia, engkau akan senantiasa menemukan pengkhianatan dari mereka—baik dalam bentuk pelanggaran janji maupun dukungan mereka kepada orang-orang musyrik untuk memerangimu—kecuali segelintir dari mereka yang beriman dan tetap setia pada perjanjian. Maka maafkanlah mereka dan berpalinglah dari perlakuan buruk mereka, jangan engkau balas kejahatan mereka dengan kejahatan. Sungguh, Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik, dan di antara bentuk kebaikan yang paling agung adalah memaafkan orang yang berbuat zalim kepadamu.
Renungkanlah wahai saudaraku—betapa bahayanya melanggar janji dan perjanjian. Ia mengeraskan hati, menjauhkan dari rahmat Allah, dan menjerumuskan pelakunya ke dalam pengkhianatan yang terus-menerus. Sebaliknya, Allah memanggil kita semua untuk menghiasi diri dengan akhlak mulia: memaafkan dan berbuat baik. Inilah jalan menuju kecintaan Allah. Maka jadilah hamba yang pemaaf, niscaya Allah akan mencintaimu dan melimpahkan kebaikan-Nya kepadamu di dunia dan akhirat.
Hai orang-orang yang beriman, ingatlah kamu akan nikmat Allah (yang diberikan-Nya) kepadamu, di waktu suatu kaum bermaksud hendak menggerakkan tangannya kepadamu (untuk berbuat jahat), maka Allah menahan tangan mereka dari kamu. Dan bertakwalah kepada Allah, dan hanya kepada Allah sajalah orang-orang mukmin itu harus bertawakkal.
Dan sesungguhnya Allah telah mengambil perjanjian (dari) Bani Israil dan telah Kami angkat diantara mereka 12 orang pemimpin dan Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku beserta kamu, sesungguhnya jika kamu mendirikan shalat dan menunaikan zakat serta beriman kepada rasul-rasul-Ku dan kamu bantu mereka dan kamu pinjamkan kepada Allah pinjaman yang baik sesungguhnya Aku akan menutupi dosa-dosamu. Dan sesungguhnya kamu akan Kumasukkan ke dalam surga yang mengalir air didalamnya sungai-sungai. Maka barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah itu, sesungguhnya ia telah tersesat dari jalan yang lurus.
(Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu. Mereka suka merubah perkataan (Allah) dari tempat-tempatnya, dan mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad) senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara mereka (yang tidak berkhianat), maka maafkanlah mereka dan biarkan mereka, sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
Dan diantara orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", ada yang telah kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang mereka kerjakan.
Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan.
Surat Al-Maidah Ayat 13 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (Tetapi) karena mereka melanggar janjinya, Kami kutuki mereka, dan Kami…
Surat Ayat 13/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 11–15. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Situs SurahQuran didirikan sebagai upaya sederhana untuk melayani Kitab Suci dan Sunnah yang mulia, serta berdakwah kepada Allah dan memudahkan ilmu syariat sesuai manhaj Al-Quran dan Sunnah. Kami memuji dan bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, dan memohon agar Dia menerima amal kami dan menjadikannya ikhlas karena wajah-Nya yang mulia.