Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- قَفَّيْنَا : Kami iringkan / Kami susulkan.
- عَلَىٰ آثَارِهِم : Mengikuti jejak-jejak mereka (para nabi sebelumnya).
- مُصَدِّقًا : Membenarkan.
- بَيْنَ يَدَيْهِ : Yang terdahulu sebelumnya.
- هُدًى : Petunjuk.
- نُورٌ : Cahaya yang menerangi.
- مَوْعِظَةً : Pelajaran dan nasihat.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitakan tentang sambungan risalah kenabian yang penuh berkah. Setelah mengutus para nabi dari kalangan Bani Israil, Allah mengutus Nabi Isa 'alaihissalam sebagai penerus dan penyempurna bagi syariat mereka. Nabi Isa diutus dengan membawa kebenaran, membenarkan kitab Taurat yang telah diturunkan sebelumnya, dan mengamalkan hukum-hukumnya selama belum dinasakh (dihapus) oleh kitab yang dibawanya.
Kemudian Allah menganugerahkan kepadanya Kitab Injil, sebuah kitab yang di dalamnya terkandung petunjuk menuju jalan yang lurus, cahaya yang menerangi kegelapan kebodohan dan kesesatan, serta menjadi saksi atas kebenaran Taurat. Injil datang membenarkan apa yang ada dalam Taurat, kecuali sebagian kecil hukum yang telah dinasakh oleh Allah sesuai dengan hikmah-Nya yang Maha Luas.
Allah menjadikan Injil sebagai petunjuk dan pelajaran yang berharga bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang takut kepada Allah dan menjaga diri dari perbuatan dosa. Kitab ini menjadi cahaya yang membimbing mereka menuju kebenaran, dan menjadi peringatan yang mencegah mereka dari kemaksiatan.
Renungan dan Pelajaran Berharga:
Sungguh indahnya rangkaian risalah para nabi yang sambung-menyambung, semuanya membawa satu pesan inti: *tauhid* dan *ketaatan kepada Allah*. Ini menunjukkan bahwa agama Allah sejak dahulu hingga akhir adalah satu, yaitu Islam — penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Dan ketika Nabi Muhammad ﷺ datang dengan Al-Qur'an, beliau juga membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjadi penyempurna seluruh risalah.
Kita patut bersyukur kepada Allah yang telah memilih kita menjadi umat Nabi Muhammad ﷺ, umat terakhir yang membawa syariat paling sempurna dan abadi. Tugas kita sekarang adalah mengambil petunjuk dari Al-Qur'an dan Sunnah, menjadikannya cahaya dalam kehidupan, serta meneladani ketakwaan para nabi dan pengikut setia mereka.
Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai *hudan* (petunjuk) dan *nur* (cahaya) dalam setiap langkah kita, sebagaimana Injil menjadi petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa pada zamannya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa, yang mengambil pelajaran dari setiap ayat-Nya dan mengamalkannya dengan penuh keikhlasan. Aamiin.
📜 Ayat 44-48 — Al-Maidah
Terjemah — Al-Maidah 46
Surat Al-Maidah Ayat 46 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan…Surat Ayat 46/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








