Al-Maidah · 46/120
Terjemah Transliterasi — Al-Maidah
وَقَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِم بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ ۝٤٦
Wa qaffainaa `alaaa aasaaarihim bi `Eesab ni Maryama musaddiqal limaa baina yadihi minat Tawraati wa aatainaahul Injeela feehi hudanw wa noorunw wa musaddiqal limaa baina yadaihi minat Tawraati wa hudanw wa maw`izatal lilmuttaqeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • قَفَّيْنَا : Kami iringkan / Kami susulkan.
  • عَلَىٰ آثَارِهِم : Mengikuti jejak-jejak mereka (para nabi sebelumnya).
  • مُصَدِّقًا : Membenarkan.
  • بَيْنَ يَدَيْهِ : Yang terdahulu sebelumnya.
  • هُدًى : Petunjuk.
  • نُورٌ : Cahaya yang menerangi.
  • مَوْعِظَةً : Pelajaran dan nasihat.

Tafsir Ayat:

Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitakan tentang sambungan risalah kenabian yang penuh berkah. Setelah mengutus para nabi dari kalangan Bani Israil, Allah mengutus Nabi Isa 'alaihissalam sebagai penerus dan penyempurna bagi syariat mereka. Nabi Isa diutus dengan membawa kebenaran, membenarkan kitab Taurat yang telah diturunkan sebelumnya, dan mengamalkan hukum-hukumnya selama belum dinasakh (dihapus) oleh kitab yang dibawanya.

Kemudian Allah menganugerahkan kepadanya Kitab Injil, sebuah kitab yang di dalamnya terkandung petunjuk menuju jalan yang lurus, cahaya yang menerangi kegelapan kebodohan dan kesesatan, serta menjadi saksi atas kebenaran Taurat. Injil datang membenarkan apa yang ada dalam Taurat, kecuali sebagian kecil hukum yang telah dinasakh oleh Allah sesuai dengan hikmah-Nya yang Maha Luas.

Allah menjadikan Injil sebagai petunjuk dan pelajaran yang berharga bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang takut kepada Allah dan menjaga diri dari perbuatan dosa. Kitab ini menjadi cahaya yang membimbing mereka menuju kebenaran, dan menjadi peringatan yang mencegah mereka dari kemaksiatan.


Renungan dan Pelajaran Berharga:

Sungguh indahnya rangkaian risalah para nabi yang sambung-menyambung, semuanya membawa satu pesan inti: *tauhid* dan *ketaatan kepada Allah*. Ini menunjukkan bahwa agama Allah sejak dahulu hingga akhir adalah satu, yaitu Islam — penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Dan ketika Nabi Muhammad ﷺ datang dengan Al-Qur'an, beliau juga membenarkan kitab-kitab sebelumnya dan menjadi penyempurna seluruh risalah.

Kita patut bersyukur kepada Allah yang telah memilih kita menjadi umat Nabi Muhammad ﷺ, umat terakhir yang membawa syariat paling sempurna dan abadi. Tugas kita sekarang adalah mengambil petunjuk dari Al-Qur'an dan Sunnah, menjadikannya cahaya dalam kehidupan, serta meneladani ketakwaan para nabi dan pengikut setia mereka.

Marilah kita jadikan Al-Qur'an sebagai *hudan* (petunjuk) dan *nur* (cahaya) dalam setiap langkah kita, sebagaimana Injil menjadi petunjuk dan cahaya bagi orang-orang bertakwa pada zamannya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa, yang mengambil pelajaran dari setiap ayat-Nya dan mengamalkannya dengan penuh keikhlasan. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 44-48 — Al-Maidah

44إِنَّا أَنزَلْنَا التَّوْرَاةَ فِيهَا هُدًى وَنُورٌ ۚ يَحْكُمُ بِهَا النَّبِيُّونَ الَّذِينَ أَسْلَمُوا لِلَّذِينَ هَادُوا وَالرَّبَّانِيُّونَ وَالْأَحْبَارُ بِمَا اسْتُحْفِظُوا مِن كِتَابِ اللَّهِ وَكَانُوا عَلَيْهِ شُهَدَاءَ ۚ فَلَا تَخْشَوُا النَّاسَ وَاخْشَوْنِ وَلَا تَشْتَرُوا بِآيَاتِي ثَمَنًا قَلِيلًا ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ
Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan Kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi oleh nabi-nabi yang menyerah diri kepada Allah, oleh orang-orang alim mereka dan pendeta-pendeta mereka, disebabkan mereka diperintahkan memelihara kitab-kitab Allah dan mereka menjadi saksi terhadapnya. Karena itu janganlah kamu takut kepada manusia, (tetapi) takutlah kepada-Ku. Dan janganlah kamu menukar ayat-ayat-Ku dengan harga yang sedikit. Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir.
45وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنفَ بِالْأَنفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَن تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَّهُ ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ
Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada qishaashnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak qishaash)nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.
46وَقَفَّيْنَا عَلَىٰ آثَارِهِم بِعِيسَى ابْنِ مَرْيَمَ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ ۖ وَآتَيْنَاهُ الْإِنجِيلَ فِيهِ هُدًى وَنُورٌ وَمُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ التَّوْرَاةِ وَهُدًى وَمَوْعِظَةً لِّلْمُتَّقِينَ
Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.
47وَلْيَحْكُمْ أَهْلُ الْإِنجِيلِ بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فِيهِ ۚ وَمَن لَّمْ يَحْكُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.
48وَأَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ مُصَدِّقًا لِّمَا بَيْنَ يَدَيْهِ مِنَ الْكِتَابِ وَمُهَيْمِنًا عَلَيْهِ ۖ فَاحْكُم بَيْنَهُم بِمَا أَنزَلَ اللَّهُ ۖ وَلَا تَتَّبِعْ أَهْوَاءَهُمْ عَمَّا جَاءَكَ مِنَ الْحَقِّ ۚ لِكُلٍّ جَعَلْنَا مِنكُمْ شِرْعَةً وَمِنْهَاجًا ۚ وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَٰكِن لِّيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُم بِمَا كُنتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ
Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu,
Al-MaidahIndeks Quran
120Ayat
MadaniyahRevelation
46Ayat

Terjemah — Al-Maidah 46

Surat Al-Maidah Ayat 46 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan…

Surat Ayat 46/120 — Al-Maidah المائدة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Maidah Dengarkan, Al-Maidah Terjemah, Al-Maidah mp3, Al-Maidah pdf. Ayat 44–48. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu