Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَصْحَابُ الْأَيْكَةِ (Ash-hābul-Aikah): Penduduk Aikah, yaitu kaum Nabi Syu'aib 'alaihissalam. Aikah adalah nama sebuah tempat yang dipenuhi pepohonan lebat di dekat kota Madyan.
- تُبَّعٍ (Tubba'): Seorang raja yang saleh dari kalangan kerajaan Himyar di Yaman. Kaumnya diajak beriman tetapi mereka mendustakan para rasul.
- وَعِيدِ (Wa'īd): Ancaman azab yang telah dijanjikan Allah bagi orang-orang yang mendustakan para rasul-Nya.
Tafsir Ayat:
Setelah menyebutkan umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul, Allah melanjutkan dengan menyebutkan dua kaum lagi yang juga berada dalam barisan para pendusta. Mereka adalah Ash-hābul-Aikah, yaitu kaum Nabi Syu'aib yang tinggal di daerah yang subur dengan pepohonan rindang, dan Qaumu Tubba', yaitu kaum Raja Tubba' dari negeri Yaman yang memiliki kekuasaan besar dan pasukan yang kuat.
Raja Tubba' sendiri adalah seorang yang beriman kepada Allah, namun kaumnya justru mendustakan para rasul yang diutus kepada mereka. Mereka menolak ajaran tauhid dan tetap berada dalam kesesatan.
Allah menegaskan bahwa semua kaum tersebut —baik yang disebutkan pada ayat sebelumnya maupun pada ayat ini— telah mendustakan para rasul. Mereka tidak hanya mendustakan satu rasul, tetapi pada hakikatnya mendustakan seluruh rasul, karena risalah yang dibawa para rasul adalah satu, yaitu ajakan kepada tauhid dan ketaatan kepada Allah.
Oleh karena itu, ancaman azab Allah pun menjadi pasti dan terbukti atas mereka. Mereka semua telah merasakan akibat dari kedustaan mereka, sebagaimana yang telah Allah janjikan.
Dalam ayat ini terdapat hiburan dan penghibur bagi Nabi Muhammad ﷺ, bahwa beliau tidak sendirian dalam menghadapi kedustaan kaumnya. Para nabi sebelumnya juga didustakan oleh kaum mereka masing-masing, namun Allah senantiasa menolong para rasul-Nya dan membinasakan orang-orang yang mendustakan. Ini juga menjadi peringatan keras bagi kaum Quraisy yang mendustakan Nabi ﷺ, agar mereka mengambil pelajaran dari kehancuran umat-umat terdahulu sebelum mereka ditimpa azab yang serupa.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah demi kisah yang Allah abadikan dalam Al-Qur'an bukanlah sekadar cerita sejarah yang usang. Setiap kisah mengandung pelajaran berharga bagi kita. Allah mengingatkan kita bahwa tidak ada satu pun kaum yang mendustakan para rasul kecuali azab-Nya pasti turun. Ini menunjukkan betapa seriusnya perkara mendustakan kebenaran.
Marilah kita jadikan kisah-kisah ini sebagai cermin bagi diri kita. Betapa beruntungnya kita yang telah diberikan hidayah iman dan Islam. Janganlah kita sia-siakan nikmat yang agung ini dengan berpaling dari ajaran Al-Qur'an dan Sunnah. Jadikanlah ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya sebagai jalan hidup kita, agar kita termasuk golongan yang selamat dari ancaman Allah dan mendapatkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.
Semoga Allah senantiasa meneguhkan hati kita di atas kebenaran dan menjauhkan kita dari sifat mendustakan dan berpaling dari petunjuk-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 12-16 — Qaf
Terjemah — Qaf 14
Surat Qaf Ayat 14 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan penduduk Aikah serta kaum Tubba' semuanya telah mendustakan rasul-rasul…Surat Ayat 14/45 — Qaf ق (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Qaf Dengarkan, Qaf Terjemah, Qaf mp3, Qaf pdf. Ayat 12–16. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








