Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَفَعَيِينَا (Afa 'ayīna): Apakah Kami merasa letih atau lemah? Maksudnya, apakah Kami tidak mampu?
- بِالْخَلْقِ الْأَوَّلِ (bil-khalqil-awwal): Dengan penciptaan yang pertama kali, yaitu penciptaan manusia dari tiada.
- لَبْسٍ (labsin): Kebingungan, keraguan, atau kekeliruan.
- خَلْقٍ جَدِيدٍ (khalqin jadīd): Penciptaan yang baru, yaitu kebangkitan setelah kematian.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman dengan nada yang mengagetkan dan menegur keras orang-orang yang mengingkari hari kebangkitan: "Apakah Kami merasa letih dan lemah dengan penciptaan yang pertama?" Yakni, apakah Kami kelelahan saat menciptakan kalian dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu menjadi segumpal darah, hingga menjadi manusia yang sempurna? Tentu saja tidak! Allah tidak pernah merasa letih dan lemah sedikit pun. Jika Kami mampu menciptakan kalian dari ketiadaan, maka mengembalikan kalian hidup kembali setelah mati adalah jauh lebih mudah bagi Kami.
Namun sayangnya, manusia yang ingkar itu justru berada dalam kebingungan dan keraguan yang mendalam tentang penciptaan yang baru, yaitu kebangkitan setelah kematian. Mereka menganggap mustahil hal itu, padahal Allah yang menciptakan langit dan bumi tanpa contoh sebelumnya, tentu lebih mampu untuk menghidupkan kembali tulang-belulang yang telah hancur.
Ayat ini merupakan bantahan yang sangat tegas terhadap orang-orang musyrik yang berkata: "Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur?" Maka Allah menjawab: "Dialah yang menciptakan kalian pertama kali, dan Dia Maha Kuasa untuk menciptakan kalian kembali."
Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah! Renungkanlah betapa agungnya kekuasaan Allah. Setiap kali kita melihat seorang bayi yang lahir ke dunia, setiap kali kita menyaksikan tumbuhan yang menghijau setelah kering, di situlah terdapat bukti nyata bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Kebangkitan setelah kematian bukanlah hal yang sulit bagi Allah, bahkan ia lebih mudah daripada penciptaan pertama.
Maka janganlah kita termasuk golongan yang ragu akan pertemuan dengan Allah. Jadikanlah keyakinan akan hari kebangkitan sebagai pendorong untuk memperbaiki amal ibadah kita. Karena hari itu pasti datang, dan setiap amal akan diperhitungkan dengan seadil-adilnya. Sungguh beruntung orang yang mempersiapkan dirinya untuk hari tersebut dengan iman dan amal saleh. Dan sungguh merugi orang yang mengingkarinya, karena ia akan menuai akibat dari keingkarannya di akhirat kelak. Semoga Allah meneguhkan hati kita dalam iman dan keyakinan yang benar. Aamiin.
📜 Ayat 13-17 — Qaf
Terjemah — Qaf 15
Surat Qaf Ayat 15 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka…Surat Ayat 15/45 — Qaf ق (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Qaf Dengarkan, Qaf Terjemah, Qaf mp3, Qaf pdf. Ayat 13–17. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








