Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- السِّدْرَةَ: Pohon bidara (sidr) yang sangat besar, dikenal sebagai "Sidratul Muntaha" yang berada di langit ketujuh.
- يَغْشَى: Menutupi atau meliputi.
- مَا يَغْشَى: Sesuatu yang meliputi; tidak dijelaskan secara rinci karena keagungan dan kehebatannya yang tak terjangkau akal manusia.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini menggambarkan momen agung dalam perjalanan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad ﷺ, tepatnya ketika beliau berada di Sidratul Muntaha—pohon bidara yang menjadi batas tertinggi yang dapat dicapai oleh makhluk. Pada saat itu, pohon tersebut diliputi oleh sesuatu yang sangat agung dan mulia dari perintah Allah, yang tidak seorang pun mampu mengetahui hakikat dan wujudnya kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala semata. Allah sengaja tidak merinci apa yang meliputi pohon tersebut untuk menunjukkan betapa besar dan dahsyatnya kejadian itu, sekaligus untuk mengagungkan kedudukan Nabi-Nya yang diperkenankan menyaksikan keajaiban-keajaiban tersebut.
Peristiwa ini terjadi ketika Nabi ﷺ melihat Jibril 'alaihis salam dalam wujud aslinya yang memiliki 600 sayap, di sisi Sidratul Muntaha. Di dekat pohon itu terdapat surga tempat tinggal (Jannatul Ma'wa) yang dijanjikan kepada orang-orang bertakwa. Saat itu, pohon sidr diliputi oleh cahaya keagungan Allah, para malaikat yang beribadah, dan berbagai hal luar biasa yang tidak dapat digambarkan oleh lidah manusia. Meskipun menyaksikan pemandangan yang demikian menakjubkan, pandangan Nabi ﷺ tidak berpaling ke kanan atau ke kiri, dan tidak melampaui apa yang diperintahkan untuk dilihatnya—ini menunjukkan keteguhan, ketaatan, dan adab beliau yang sempurna di hadapan Tuhannya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, peristiwa agung ini mengajarkan kita tentang kebesaran Allah yang tiada batas dan kemuliaan Nabi Muhammad ﷺ di sisi-Nya. Jika seorang hamba yang paling mulia pun menunjukkan ketundukan dan kepatuhan total di hadapan kebesaran Tuhannya, maka sudah sepantasnya kita sebagai umatnya meneladani sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Marilah kita senantiasa menjaga pandangan, hati, dan lisan kita agar tetap berada dalam koridor ketaatan, tidak melampaui batas-batas syariat, dan selalu merasa takjub akan kebesaran Allah yang menciptakan alam semesta dengan segala keajaibannya. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang diberikan kemampuan untuk merenungkan tanda-tanda kebesaran Allah dan dimudahkan untuk beramal saleh hingga akhir hayat. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — An-Najm
Terjemah — An-Najm 16
Surat An-Najm Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang…Surat Ayat 16/62 — An-Najm النجم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Najm Dengarkan, An-Najm Terjemah, An-Najm mp3, An-Najm pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








