Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- كَذَّبَتْ عَادٌ: Kaum 'Ad telah mendustakan. Mereka adalah kaum Nabi Hud 'alaihissalam yang terkenal dengan kekuatan fisik dan peradaban yang maju.
- عَذَابِي: azab-Ku yang ditimpakan kepada mereka.
- نُذُرِ: peringatan-peringatan-Ku yang disampaikan melalui para rasul sebelum azab turun.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seislam, marilah kita renungkan bersama kisah kaum 'Ad yang agung ini. Kaum 'Ad adalah salah satu umat terdahulu yang diberi nikmat luar biasa oleh Allah—tubuh yang kokoh, kekuatan yang mengagumkan, dan kemakmuran yang melimpah. Namun, ketika Nabi Hud 'alaihissalam datang membawa kebenaran, mereka justru mendustakan dan menolak seruannya dengan sombong.
Allah Ta'ala berfirman: "Kaum 'Ad telah mendustakan (Nabi Hud). Maka betapa dahsyatnya azab-Ku dan peringatan-Ku?" Kalimat ini mengandung pertanyaan retoris yang menggugah hati—seakan-akan Allah mengajak kita untuk merenungkan: bagaimana rasanya azab yang menimpa mereka? Betapa mengerikan siksa yang turun setelah peringatan itu mereka abaikan?
Lihatlah, mereka diberi kesempatan, diberi peringatan, namun mereka tetap dalam kesombongan. Maka Allah pun menimpakan azab yang sangat dahsyat—angin yang sangat kencang dan dingin yang membinasakan mereka selama tujuh malam delapan hari berturut-turut. Tidak ada seorang pun yang selamat dari kehancuran itu.
Saudaraku, kisah ini bukan sekadar cerita sejarah. Ia adalah pelajaran hidup yang sangat berharga bagi kita semua. Allah Maha Penyabar, memberi peringatan demi peringatan, namun ketika hamba terus-menerus dalam kedurhakaan, maka azab-Nya pun datang dengan sangat tegas.
Mari kita jadikan kisah ini sebagai cermin. Betapa Allah selalu memberi kesempatan sebelum menghukum. Betapa peringatan-peringatan-Nya adalah rahmat yang tak ternilai. Maka, janganlah kita termasuk golongan yang mendustakan peringatan Allah. Sambutlah setiap nasihat, setiap ayat, setiap seruan kebaikan dengan hati yang terbuka dan tunduk.
Sesungguhnya, orang yang beriman akan selalu mengambil pelajaran dari umat-umat terdahulu. Ia tidak menunggu azab turun untuk beriman, tetapi ia segera kembali kepada Allah sebelum terlambat. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba yang senantiasa mengambil pelajaran dan dijauhkan dari azab yang pedih. Aamiin.
📜 Ayat 16-20 — Al-Qamar
Terjemah — Al-Qamar 18
Surat Al-Qamar Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kaum 'Aad pun mendustakan (pula). Maka alangkah dahsyatnya azab-Ku dan…Surat Ayat 18/55 — Al-Qamar القمر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qamar Dengarkan, Al-Qamar Terjemah, Al-Qamar mp3, Al-Qamar pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








