Ar-Rahman · 41/78
Terjemah Transliterasi — Ar-Rahman
يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِي وَالْأَقْدَامِ ۝٤١
Yu`raful mujrimoona biseemaahum fa`yu`khazu binna waasi wal aqdaam
📖 Arti Bahasa Indonesia
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.

🎧 Dengarkan
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • بِسِيمَاهُمْ: tanda-tanda atau ciri-ciri khusus yang dikenali pada diri mereka.
  • النَّوَاصِي: jamak dari *nāshiyah*, yaitu rambut bagian depan kepala (ubun-ubun).
  • الْأَقْدَامِ: jamak dari *qadam*, yaitu kaki-kaki.

Tafsir Ayat:

Pada hari kiamat nanti, Allah Subhanahu wa Ta'ala akan mempermalukan para pelaku kejahatan dan kemaksiatan di hadapan seluruh makhluk. Para malaikat akan mengenali mereka melalui tanda-tanda yang jelas pada wajah mereka, yaitu wajah yang hitam legam dan mata yang membiru karena kehinaan dan ketakutan yang luar biasa. Tidak ada satu pun dari mereka yang dapat bersembunyi atau menyamar, karena Allah telah memberi pengetahuan kepada para malaikat tentang ciri-ciri mereka.

Setelah dikenali, para malaikat akan menangkap mereka dengan cara yang sangat mengerikan: mereka menggabungkan ubun-ubun (rambut depan kepala) dengan kaki-kaki mereka, lalu melemparkan mereka ke dalam neraka Jahanam. Ini adalah gambaran betapa hinanya kedudukan mereka di hadapan Allah, dan betapa dahsyatnya azab yang menanti orang-orang yang durhaka.

Ayat ini menjadi peringatan yang sangat tegas bagi kita semua. Jika di dunia ini seseorang dapat menutupi dosa dan kejahatannya dari pandangan manusia, maka di akhirat nanti tidak ada satu pun yang tersembunyi dari Allah. Tanda-tanda kemaksiatan akan tampak jelas di wajah mereka, dan mereka tidak akan mampu melepaskan diri dari cengkeraman azab.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak: betapa banyak di antara kita yang lalai dan terlena dengan kenikmatan dunia, sehingga melupakan hari perhitungan yang pasti datang. Padahal Allah telah mengingatkan kita dengan firman-Nya yang penuh hikmah ini agar kita tidak termasuk golongan yang menyesal di kemudian hari.

Wahai hamba Allah, ketahuilah bahwa Allah Maha Penyayang dan Maha Pengampun. Pintu taubat masih terbuka lebar selama nyawa masih di kandung badan. Jangan biarkan diri kita terus-menerus bergelimang dalam dosa, karena kelak kita akan berdiri di hadapan Allah dalam keadaan yang sangat hina jika tidak segera bertaubat.

Marilah kita jadikan ayat ini sebagai pengingat untuk selalu menjaga diri dari perbuatan dosa, memperbanyak amal saleh, dan senantiasa memohon ampunan kepada Allah. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan bertakwa akan mendapatkan kebahagiaan yang kekal di surga, jauh dari segala ketakutan dan kesedihan. Semoga Allah memasukkan kita semua ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang selamat dan beruntung. Aamiin ya Rabbal 'alamin.



📜 Ayat 39-43 — Ar-Rahman

39فَيَوْمَئِذٍ لَّا يُسْأَلُ عَن ذَنبِهِ إِنسٌ وَلَا جَانٌّ
Pada waktu itu manusia dan jin tidak ditanya tentang dosanya.
40فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
41يُعْرَفُ الْمُجْرِمُونَ بِسِيمَاهُمْ فَيُؤْخَذُ بِالنَّوَاصِي وَالْأَقْدَامِ
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka.
42فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?
43هَٰذِهِ جَهَنَّمُ الَّتِي يُكَذِّبُ بِهَا الْمُجْرِمُونَ
Inilah neraka Jahannam yang didustakan oleh orang-orang berdosa.
Ar-RahmanIndeks Quran
78Ayat
MadaniyahRevelation
41Ayat

Terjemah — Ar-Rahman 41

Surat Ar-Rahman Ayat 41 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya, lalu dipegang ubun-ubun dan…

Surat Ayat 41/78 — Ar-Rahman الرحمن (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rahman Dengarkan, Ar-Rahman Terjemah, Ar-Rahman mp3, Ar-Rahman pdf. Ayat 39–43. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu