Al-Waqi'ah · 44/96
Terjemah Transliterasi — Al-Waqi'ah
لَّا بَارِدٍ وَلَا كَرِيمٍ ۝٤٤
Laa baaridinw wa laa kareem
📖 Arti Bahasa Indonesia
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Lā bārid (لَا بَارِدٍ): Tidak sejuk/dingin, yakni naungan yang tidak memberikan kesejukan sama sekali.
  • Wa lā karīm (وَلَا كَرِيمٍ): Tidak baik/indah, yakni tidak elok dipandang dan tidak menyenangkan.

Tafsir Ayat:

Ayat ini melanjutkan gambaran tentang azab yang menimpa golongan kiri (ash-hābusy-syamāl), yaitu mereka yang ingkar dan durhaka kepada Allah. Allah menyebutkan bahwa mereka berada dalam naungan yang sangat buruk, yaitu naungan asap hitam pekat yang keluar dari api neraka. Naungan ini sama sekali tidak memberikan kesejukan, tidak seperti naungan dunia yang biasa menenangkan. Bahkan naungan itu justru panas dan menyengat, tidak ada kenyamanan sedikit pun. Selain itu, naungan tersebut juga tidak indah dipandang—gelap, menakutkan, dan penuh dengan kepedihan. Tidak ada satu pun sisi kebaikan atau keindahan di dalamnya; semuanya hanya penderitaan dan kesengsaraan.

Bayangkan, saudaraku—ketika di dunia ini kita berlindung dari panasnya matahari di bawah pohon rindang yang sejuk dan menyegarkan, maka di akhirat nanti, bagi mereka yang lalai, naungan yang ada justru menjadi sumber siksa. Naungan yang tidak menyejukkan, tidak menyenangkan, dan tidak layak disebut sebagai tempat berteduh. Ini adalah gambaran betapa dahsyatnya hari pembalasan bagi orang-orang yang berpaling dari petunjuk Allah.


Pesan Dakwah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita untuk merenung sejenak: betapa berharganya nikmat Allah yang selama ini kita rasakan tanpa sadar. Naungan yang sejuk, udara yang nyaman, dan pemandangan yang indah adalah sebagian kecil dari rahmat-Nya yang tak terhitung. Namun, semua itu hanyalah kenikmatan sementara. Kenikmatan abadi yang sesungguhnya ada di surga, tempat yang dijanjikan bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa.

Maka, marilah kita jadikan kehidupan dunia ini sebagai ladang amal. Jangan sampai kita termasuk golongan yang merugi, yang kelak menyesali kelalaiannya di dunia. Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang—pintu taubat selalu terbuka selama nyawa masih di badan. Mari perbanyak istighfar, perbaiki shalat, dan tingkatkan ketaatan kepada Allah, agar kita termasuk golongan kanan yang beruntung, bukan golongan kiri yang celaka. Semoga Allah melindungi kita semua dari azab-Nya dan menganugerahkan kita naungan Arsy-Nya di hari yang tiada naungan selain naungan-Nya. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 42-46 — Al-Waqi'ah

42فِي سَمُومٍ وَحَمِيمٍ
Dalam (siksaan) angin yang amat panas, dan air panas yang mendidih,
43وَظِلٍّ مِّن يَحْمُومٍ
dan dalam naungan asap yang hitam.
44لَّا بَارِدٍ وَلَا كَرِيمٍ
Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.
45إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَٰلِكَ مُتْرَفِينَ
Sesungguhnya mereka sebelum itu hidup bermewahan.
46وَكَانُوا يُصِرُّونَ عَلَى الْحِنثِ الْعَظِيمِ
Dan mereka terus-menerus mengerjakan dosa besar.
Al-Waqi'ahIndeks Quran
96Ayat
MakkiyahRevelation
44Ayat

Terjemah — Al-Waqi'ah 44

Surat Al-Waqi'ah Ayat 44 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Tidak sejuk dan tidak menyenangkan.

Surat Ayat 44/96 — Al-Waqi'ah الواقعة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Waqi'ah Dengarkan, Al-Waqi'ah Terjemah, Al-Waqi'ah mp3, Al-Waqi'ah pdf. Ayat 42–46. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu