Al-Hasyr · 18/24
Terjemah Transliterasi — Al-Hasyr
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ ۝١٨
Yaaa ayyuhal lazeena aamanut taqul laa; waltanzur nafsum maa qaddamat lighadiw wattaqual laah; innal laaha khabeerum bimaa ta`maloon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • اتَّقُوا اللهَ: Takutlah kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
  • وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ: Hendaklah setiap jiwa memperhatikan dan merenungkan.
  • مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ: Apa yang telah ia kerjakan sebagai bekal untuk hari esok, yaitu hari Kiamat.
  • خَبِيرٌ: Maha Mengetahui secara detail dan menyeluruh, tidak ada yang tersembunyi dari-Nya.

Tafsir Ayat:

Wahai orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya serta mengamalkan syariat-Nya! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Renungkanlah oleh setiap jiwa: amal apakah yang telah ia persiapkan untuk hari esok, yakni hari Kiamat? Hari di mana amal kebaikan menjadi bekal yang menyelamatkan, dan amal keburukan menjadi kerugian yang nyata.

Ayat ini mengajak kita untuk melakukan muhasabah (introspeksi diri) sebelum datangnya hari perhitungan. Sebelum kita dimintai pertanggungjawaban oleh Allah, hendaknya kita lebih dahulu menghisab diri sendiri. Apa yang sudah kita lakukan hari ini untuk kebahagiaan kita di akhirat nanti? Apakah shalat kita sudah khusyuk? Apakah puasa kita sudah menjaga diri dari hal-hal yang membatalkan pahala? Apakah sedekah kita sudah ikhlas? Apakah lidah kita terjaga dari ghibah dan dusta?

Kemudian Allah mengulangi perintah takwa: *"Dan bertakwalah kepada Allah"* — pengulangan ini sebagai penegasan dan penguatan, agar ketakwaan itu benar-benar tertanam dalam hati dan tercermin dalam seluruh gerak-gerik kehidupan kita. Takwa bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi keyakinan di hati yang melahirkan amal saleh dalam keseharian.

Allah menutup ayat ini dengan peringatan yang sangat dalam: *"Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan."* Tidak ada satu pun perbuatan kita — baik yang terlihat maupun tersembunyi, baik yang kecil maupun yang besar — yang luput dari pengetahuan Allah. Ini adalah kabar gembira bagi orang-orang yang berbuat baik, karena Allah melihat dan akan membalas kebaikan mereka dengan balasan yang berlipat ganda. Dan ini juga merupakan peringatan keras bagi mereka yang berbuat maksiat, karena tidak ada satu dosa pun yang dapat disembunyikan dari Allah.

Saudaraku seiman, marilah kita jadikan ayat ini sebagai cermin bagi diri kita setiap hari. Sebelum tidur, tanyakan pada diri: apa yang sudah kusiapkan untuk hari esokku di akhirat? Sebelum melangkah, renungkan: apakah langkah ini mendekatkanku kepada Allah atau menjauhkan-Nya? Karena sesungguhnya dunia ini hanyalah ladang untuk akhirat. Barang siapa menanam kebaikan, ia akan menuai kebahagiaan. Dan barang siapa menanam keburukan, ia akan menuai penyesalan.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa, yang senantiasa mempersiapkan bekal terbaik untuk hari esok yang kekal. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 16-20 — Al-Hasyr

16كَمَثَلِ الشَّيْطَانِ إِذْ قَالَ لِلْإِنسَانِ اكْفُرْ فَلَمَّا كَفَرَ قَالَ إِنِّي بَرِيءٌ مِّنكَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ رَبَّ الْعَالَمِينَ
(Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia berkata kepada manusia: "Kafirlah kamu", maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: "Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam".
17فَكَانَ عَاقِبَتَهُمَا أَنَّهُمَا فِي النَّارِ خَالِدَيْنِ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ جَزَاءُ الظَّالِمِينَ
Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya. Demikianlah balasan orang-orang yang zalim.
18يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
19وَلَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ نَسُوا اللَّهَ فَأَنسَاهُمْ أَنفُسَهُمْ ۚ أُولَٰئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.
20لَا يَسْتَوِي أَصْحَابُ النَّارِ وَأَصْحَابُ الْجَنَّةِ ۚ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمُ الْفَائِزُونَ
Tidaklah sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni jannah; penghuni-penghuni jannah itulah orang-orang yang beruntung.
Al-HasyrIndeks Quran
24Ayat
MadaniyahRevelation
18Ayat

Terjemah — Al-Hasyr 18

Surat Al-Hasyr Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap…

Surat Ayat 18/24 — Al-Hasyr الحشر (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hasyr Dengarkan, Al-Hasyr Terjemah, Al-Hasyr mp3, Al-Hasyr pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu