Terjemah — Tafsir
Makna Kata yang Perlu Dijelaskan:
- سِيرُوا (sīrū): Berjalanlah atau mengembaralah.
- ثُمَّ انظُرُوا (tsumma unzhurū): Kemudian perhatikanlah dengan mata hati dan renungan yang mendalam.
- عَاقِبَةُ ('āqibah): Akibat akhir atau kesudahan dari suatu perkara.
- الْمُكَذِّبِينَ (al-mukadzdzibīn): Orang-orang yang mendustakan para rasul dan mengingkari ajaran yang dibawa mereka.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, sampaikanlah kepada orang-orang yang mendustakan dan mencemooh ajaranmu: "Berjalanlah kalian di muka bumi ini, lalu renungkanlah dan perhatikanlah dengan sungguh-sungguh bagaimana kesudahan yang menimpa umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul mereka." Mereka dahulu memiliki kekuatan, kekuasaan, harta, dan keperkasaan yang luar biasa—bangunan-bangunan megah, istana-istana menjulang, dan peradaban yang gemilang. Namun, ketika mereka mendustakan kebenaran dan menolak ajaran para utusan Allah, maka Allah menimpakan kepada mereka azab yang menghancurkan. Ada yang ditenggelamkan, ada yang disambar petir, ada yang dibalikkan bumi, dan ada yang dibinasakan dengan berbagai bentuk siksaan. Kini, tinggallah puing-puing reruntuhan dan kisah-kisah yang menjadi pelajaran bagi umat manusia.
Renungan ini bukan sekadar perjalanan fisik semata, melainkan perjalanan hati dan akal untuk mengambil ibrah (pelajaran). Jika kalian tidak percaya dengan ancaman Allah, maka lihatlah sendiri bekas-bekas kehancuran mereka. Jangan sampai kalian mengalami nasib yang sama seperti mereka. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kuasa untuk melakukan hal yang sama kepada siapa pun yang mengingkari kebenaran, betapa pun kuat dan hebatnya mereka di dunia ini.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajak kita untuk senantiasa merenungi sejarah umat-umat terdahulu. Betapa banyak bangsa yang kuat, kaya, dan maju peradabannya, namun ketika mereka menentang kebenaran dan mendustakan para rasul, semua kehebatan itu tidak mampu menolak azab Allah sedikit pun. Ini adalah bukti nyata bahwa kekuatan sejati hanyalah milik Allah semata.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai cambuk peringatan bagi diri kita. Jangan pernah merasa aman dari murka Allah karena kekuatan, harta, atau kedudukan yang kita miliki. Sebaliknya, jadikanlah keimanan dan ketakwaan sebagai benteng yang melindungi kita. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang mau mengambil pelajaran dan kembali ke jalan-Nya. Pintu taubat selalu terbuka, dan rahmat-Nya melampaui murka-Nya. Maka, marilah kita berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjauhi segala bentuk kedustaan terhadap ajaran Allah, agar kita termasuk golongan yang selamat di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 9-13 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 11
Surat Al-An'am Ayat 11 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Berjalanlah di muka bumi, kemudian perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang…Surat Ayat 11/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 9–13. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








