Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Kataba 'alā nafsihi ar-raḥmah: Allah mewajibkan atas diri-Nya sendiri sifat kasih sayang, sebagai karunia dan anugerah dari-Nya kepada hamba-hamba-Nya.
- Khasiroo anfusahum: Orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri, karena mereka menjerumuskan diri ke dalam kebinasaan dengan kekufuran dan kemusyrikan.
Tafsir:
Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang mengingkari keesaan Allah dan kerasulanmu: "Kepunyaan siapakah segala apa yang ada di langit dan di bumi ini?" Jika mereka menjawab, maka mereka akan mengakui bahwa semuanya milik Allah. Dan jika mereka diam, maka katakanlah dengan tegas: "Semuanya adalah milik Allah semata." Tidak ada satu pun makhluk di alam semesta ini yang memiliki kekuasaan, baik yang kecil maupun yang besar, kecuali hanya milik Allah Yang Maha Esa.
Setelah menegaskan kepemilikan mutlak Allah atas seluruh alam, Allah menyebutkan sifat kasih sayang-Nya yang agung. Allah telah mewajibkan atas diri-Nya sendiri sifat rahmah (kasih sayang), sehingga Dia tidak menyegerakan azab kepada hamba-hamba-Nya yang bermaksiat. Ini adalah kabar gembira yang sangat besar bagi kita semua! Betapa luasnya rahmat Allah, betapa lembutnya kasih sayang-Nya kepada makhluk-Nya. Pintu taubat selalu terbuka, dan Allah menanti hamba-hamba-Nya untuk kembali kepada-Nya.
Namun, jangan sekali-kali kita tertipu oleh kelapangan dan kelembutan Allah. Karena Allah telah bersumpah dengan sumpah yang agung: "Demi Allah, sungguh Dia akan mengumpulkan kalian semua pada hari kiamat yang tidak ada keraguan sedikit pun tentang kedatangannya." Pada hari itu, setiap jiwa akan menerima balasan yang setimpal atas apa yang telah diperbuatnya di dunia. Hari itu pasti datang, tidak ada yang dapat menghindar darinya.
Orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri adalah mereka yang memilih kekufuran dan kemusyrikan, sehingga mereka tidak beriman kepada Allah, tidak membenarkan janji dan ancaman-Nya, serta tidak mengakui kerasulan Nabi Muhammad ﷺ. Mereka telah menjual diri mereka dengan harga yang paling hina, dan kerugian mereka tidak ada bandingannya.
Hikmah dan Pesan Dakwah:
Saudaraku, renungkanlah betapa agungnya ayat ini! Allah yang memiliki seluruh alam semesta ini, dengan segala keagungan dan kekuasaan-Nya, justru mewajibkan atas diri-Nya sifat rahmat. Ini adalah bukti cinta Allah kepada hamba-hamba-Nya. Maka janganlah pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena rahmat-Nya meliputi segala sesuatu.
Namun, ingatlah bahwa rahmat Allah tidak menghalangi keadilan-Nya. Hari kiamat pasti datang, dan setiap amal akan diperhitungkan. Maka marilah kita manfaatkan kesempatan hidup di dunia ini untuk beriman, beramal saleh, dan mendekatkan diri kepada Allah. Jangan sampai kita termasuk golongan orang-orang yang merugikan diri sendiri, yang menukar keimanan dengan kekufuran dan kebahagiaan abadi dengan kesengsaraan yang kekal.
Allah membuka pintu rahmat-Nya selebar-lebarnya bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya. Maka bersegeralah beriman, bersegeralah beramal saleh, dan jangan tunda-tunda taubatmu. Karena kematian datang tanpa diundang, dan hari kiamat pasti tiba tanpa ada keraguan sedikit pun. Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang beruntung dan dijauhkan dari golongan orang-orang yang merugi. Aamiin.
📜 Ayat 10-14 — Al-An'am
Terjemah — Al-An'am 12
Surat Al-An'am Ayat 12 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Kepunyaan siapakah apa yang ada di langit dan di…Surat Ayat 12/165 — Al-An'am الأنعام (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-An'am Dengarkan, Al-An'am Terjemah, Al-An'am mp3, Al-An'am pdf. Ayat 10–14. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








