Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- مَا اسْتَطَعْتُمْ (ma istatha'tum): sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan kalian.
- وَاسْمَعُوا (wasma'u): dengarkanlah dengan pendengaran yang penuh penerimaan dan kepatuhan.
- شُحَّ نَفْسِهِ (syuhha nafsihi): kekikiran jiwa dan sifat terlalu cinta kepada harta sehingga enggan menginfakkannya di jalan kebaikan.
- الْمُفْلِحُونَ (al-muflihun): orang-orang yang beruntung dan meraih kemenangan serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Tafsir Lengkap:
Wahai kaum mukminin yang dicintai Allah, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya ketakwaan sesuai dengan batas kemampuan kalian. Allah tidak membebani seorang hamba melampaui kesanggupannya. Maka bertakwalah dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya semampu kalian, karena Allah Maha Mengetahui apa yang kalian mampu lakukan dan tidak akan menyulitkan kalian.
Dengarkanlah wahyu dan petunjuk yang disampaikan oleh Rasulullah ﷺ dengan pendengaran yang penuh perhatian, pemahaman yang mendalam, dan hati yang tunduk menerima kebenaran. Dan taatilah Allah dan Rasul-Nya dalam segala perkara, baik yang mudah maupun yang berat, karena ketaatan adalah kunci kebahagiaan dan keberuntungan.
Infakkanlah sebagian dari harta yang Allah karuniakan kepada kalian di jalan kebaikan, di jalan Allah, untuk membantu sesama, dan untuk menegakkan agama-Nya. Sesungguhnya apa yang kalian infakkan itu adalah kebaikan yang kembali kepada diri kalian sendiri, bukan kepada Allah. Allah Maha Kaya dan tidak membutuhkan pemberian kalian, tetapi kalianlah yang membutuhkan pahala dan keberkahan-Nya.
Ingatlah, siapa yang dijauhkan oleh Allah dari kekikiran jiwanya—yaitu sifat bakhil dan terlalu cinta harta yang menghalanginya dari berinfak dan berbuat baik—maka merekalah orang-orang yang benar-benar beruntung. Mereka meraih segala kebaikan, memenangkan segala tujuan mulia, dan selamat dari segala ketakutan di hari kiamat.
Saudaraku seiman, ayat ini adalah panggilan kasih sayang dari Rabb yang Maha Pengasih. Allah tidak memerintahkan kalian kecuali yang kalian mampu, dan tidak melarang kalian kecuali yang membahayakan kalian. Maka bersemangatlah dalam ketaatan, lapangkanlah hati untuk berinfak, dan jauhilah sifat kikir yang menjadi penghalang kebahagiaan. Sesungguhnya tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah, dan harta yang kalian infakkan di jalan Allah tidak akan pernah berkurang, bahkan akan dilipatgandakan oleh Allah dengan balasan yang berlimpah. Marilah kita berlomba-lomba menjadi hamba yang bertakwa, dermawan, dan taat, agar kita termasuk golongan orang-orang yang beruntung dan meraih ridha Allah di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 14-18 — At-Taghabun
Terjemah — At-Taghabun 16
Surat At-Taghabun Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu dan dengarlah serta…Surat Ayat 16/18 — At-Taghabun التغابن (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taghabun Dengarkan, At-Taghabun Terjemah, At-Taghabun mp3, At-Taghabun pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








