Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْبَأْسَاءِ: kefakiran, kesempitan hidup, dan kekurangan harta benda.
- الضَّرَّاءِ: penyakit, penderitaan fisik, dan segala bentuk musibah yang menimpa badan.
- يَضَّرَّعُونَ: merendahkan diri, memohon dengan penuh kehinaan dan ketundukan kepada Allah.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitahukan kepada kita tentang sunnah (ketetapan)-Nya yang berlaku pada umat-umat terdahulu. Setiap kali Allah mengutus seorang nabi kepada suatu kaum, lalu kaum itu mendustakan dan menolak seruannya, maka Allah akan menguji mereka dengan berbagai cobaan. Mereka ditimpa kefakiran, kemiskinan, dan kesempitan hidup, serta ditimpa penyakit dan penderitaan pada badan mereka. Semua ini Allah lakukan dengan tujuan yang mulia, yaitu agar hati mereka menjadi lunak, jiwa mereka merendah, dan mereka kembali kepada Allah dengan penuh ketundukan. Allah ingin mereka meninggalkan kesombongan dan kekufuran, lalu berbalik kepada kebenaran yang dibawa oleh para rasul.
Ini adalah pelajaran berharga bagi setiap umat, termasuk kaum Quraisy dan seluruh manusia hingga akhir zaman. Ketika manusia ditimpa musibah dan kesulitan, itu adalah panggilan sayang dari Allah agar mereka ingat kepada-Nya, merendahkan diri di hadapan-Nya, dan kembali ke jalan yang lurus. Sebab, ketika manusia berada dalam kelapangan dan kemewahan, sering kali mereka lalai dan sombong. Maka Allah sentuh mereka dengan ujian agar hati mereka terbangun dari kelalaian.
Hikmah dan Nasihat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita bahwa setiap ujian yang menimpa kita—baik berupa kemiskinan, penyakit, atau kesulitan hidup—bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan rahmat tersembunyi. Allah ingin kita dekat kepada-Nya, ingin mendengar rintihan doa kita, dan ingin melihat kita bersimpuh memohon ampunan-Nya.
Maka ketika musibah datang, janganlah berputus asa. Jadikanlah ia sebagai momen untuk memperbanyak istighfar, taubat, dan doa. Sungguh, Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia tidak menimpakan cobaan melainkan untuk kebaikan hamba-Nya. Setiap air mata yang jatuh karena takut kepada Allah, setiap rintihan doa yang tulus, akan menjadi sebab diangkatnya derajat kita di sisi-Nya.
Mari kita jadikan setiap kesulitan sebagai tangga menuju kedekatan dengan Allah. Semoga kita termasuk hamba-hamba yang selalu ingat kepada-Nya dalam suka maupun duka, dan semoga Allah melimpahkan rahmat serta ampunan-Nya kepada kita semua. Aamiin.
📜 Ayat 92-96 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 94
Surat Al-A'raf Ayat 94 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kami tidaklah mengutus seseorang nabipun kepada sesuatu negeri, (lalu penduduknya…Surat Ayat 94/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 92–96. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








