Al-Muddassir · 52/56
Terjemah Transliterasi — Al-Muddassir
بَلْ يُرِيدُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُؤْتَىٰ صُحُفًا مُّنَشَّرَةً ۝٥٢
Bal yureedu kullum ri`im minhum any yu`taa suhufam munashsharah
📖 Arti Bahasa Indonesia
Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Ṣuḥufan: Lembaran-lembaran atau kitab suci.
  • Munashsharah: Dibentangkan dan dibuka lebar-lebar agar mudah dibaca.

Tafsir:

Ayat ini mengungkapkan sikap keras kepala dan keangkuhan orang-orang musyrik Quraisy. Mereka tidak puas dengan bukti-bukti kebenaran yang telah Allah berikan melalui Nabi Muhammad ﷺ. Mereka bahkan berkata kepada beliau: "Jika engkau ingin kami mengikutimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar setiap pagi di sisi kepala kami masing-masing ada sebuah kitab yang terbentang dari langit, berisi perintah agar kami mengikutimu."

Maka Allah membongkar hakikat keinginan mereka yang mustahil dan tidak masuk akal itu. Bukanlah karena kurangnya bukti atau lemahnya hujjah yang membuat mereka tidak beriman, melainkan murni karena kesombongan dan kedengkian. Seandainya pun permintaan mustahil itu dikabulkan, mereka tetap tidak akan beriman, karena hati mereka telah tertutup oleh keangkuhan dan kecintaan terhadap kedudukan duniawi.

Padahal, betapa banyak mukjizat nyata yang telah mereka saksikan, seperti terbelahnya bulan, Al-Qur'an yang agung yang tidak mampu ditandingi oleh seluruh sastrawan Arab, dan berbagai bukti kebenaran lainnya. Namun semua itu tidak mereka hiraukan. Yang mereka inginkan hanyalah alasan untuk terus berpaling, bukan mencari petunjuk.

Sesungguhnya akar masalah mereka adalah ketiadaan rasa takut kepada akhirat dan tidak percaya pada hari kebangkitan serta pembalasan. Karena itulah mereka berani menuntut hal-hal yang mustahil dan menolak kebenaran yang sudah terang benderang.


Renungan dan Pelajaran:

Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: keimanan itu anugerah dari Allah, dan Dia memberikannya kepada hamba-hamba yang ikhlas mencari kebenaran. Orang yang hatinya sudah dipenuhi kesombongan, betapapun banyaknya mukjizat dan bukti yang diturunkan, ia akan tetap mencari-cari alasan untuk tidak tunduk kepada kebenaran.

Maka jadilah hamba yang rendah hati. Ketika kebenaran datang kepadamu, sambutlah dengan dada yang lapang. Jangan biarkan gengsi, kedudukan, atau kepentingan duniawi menghalangimu untuk menerima hidayah. Karena hidayah adalah sebaik-baik karunia, dan kebahagiaan hakiki hanya ada pada orang-orang yang beriman dan bertakwa.

Marilah kita bersyukur kepada Allah yang telah membuka hati kita untuk menerima Islam dan Al-Qur'an, tanpa menuntut mukjizat-mukjizat yang mustahil. Cukuplah Al-Qur'an itu sendiri sebagai mukjizat terbesar yang abadi hingga akhir zaman. Barangsiapa merenungkan kandungannya dengan hati yang jujur, niscaya ia akan menemukan kebenaran yang hakiki dan ketenangan yang tiada tara.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 50-54 — Al-Muddassir

50كَأَنَّهُمْ حُمُرٌ مُّسْتَنفِرَةٌ
seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut,
51فَرَّتْ مِن قَسْوَرَةٍ
lari daripada singa.
52بَلْ يُرِيدُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُؤْتَىٰ صُحُفًا مُّنَشَّرَةً
Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran yang terbuka.
53كَلَّا ۖ بَل لَّا يَخَافُونَ الْآخِرَةَ
Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.
54كَلَّا إِنَّهُ تَذْكِرَةٌ
Sekali-kali tidak demikian halnya. Sesungguhnya Al Quran itu adalah peringatan.
Al-MuddassirIndeks Quran
56Ayat
MakkiyahRevelation
52Ayat

Terjemah — Al-Muddassir 52

Surat Al-Muddassir Ayat 52 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepadanya lembaran-lembaran…

Surat Ayat 52/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 50–54. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu