Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- كَلَّا: Sungguh tidak demikian! Ini adalah kata sanggahan yang tegas, sekaligus peringatan keras terhadap anggapan keliru mereka.
- بَلْ: Bahkan, menunjukkan perpindahan dari satu perkara kepada perkara yang lebih pokok.
- لَا يَخَافُونَ الْآخِرَةَ: Mereka tidak takut kepada hari akhirat, tidak meyakini hari kebangkitan dan pembalasan.
Tafsir Ayat:
Allah Ta'ala membantah dengan tegas anggapan orang-orang musyrik yang menginginkan agar diturunkan kepada mereka kitab dari langit yang terbuka, sebagaimana yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Mereka berkata, "Kami tidak akan beriman kepadamu sehingga engkau mendatangkan kepada kami kitab yang kami baca." Maka Allah berfirman: *"Sekali-kali tidak!"* — tidaklah benar apa yang mereka minta itu, dan bukanlah kekurangan bukti yang menghalangi mereka untuk beriman.
Akan tetapi, akar masalah yang sebenarnya adalah mereka tidak takut kepada hari akhirat. Seandainya mereka benar-benar meyakini adanya hari pembalasan, niscaya mereka tidak akan berani menentang kebenaran yang telah jelas, dan tidak akan meminta-minta mukjizat tambahan setelah datangnya bukti-bukti yang nyata. Karena ketiadaan rasa takut kepada akhirat itulah, hati mereka menjadi keras, dan mereka terus-menerus berada dalam kesesatan serta keangkuhan.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa keimanan kepada hari akhirat adalah benteng kokoh yang mencegah seseorang dari perbuatan dosa dan keingkaran. Barangsiapa yang hatinya hidup dengan keyakinan akan adanya hisab dan balasan, maka ia akan senantiasa berhati-hati dalam setiap langkahnya, dan tidak akan mudah tergelincir ke dalam kemaksiatan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan sejenak: betapa banyak manusia yang terjatuh ke dalam kesalahan karena lalai mengingat kematian dan hari pembalasan. Padahal, hari akhirat itu pasti datang, tidak ada keraguan sedikit pun padanya. Allah Ta'ala berfirman: *"Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya guncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat dahsyat."* (QS. Al-Hajj: 1)
Maka, mari kita jadikan keimanan kepada hari akhirat sebagai pengendali diri kita. Jika kita ingin selamat dari azab yang pedih, maka takutlah kepada Allah, laksanakan perintah-Nya, dan jauhilah larangan-Nya. Sungguh, orang yang beriman kepada hari akhirat akan merasakan manisnya ketaatan dan terhindar dari pahitnya kemaksiatan. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang takut kepada akhirat dan beramal untuk menyambutnya dengan amal yang saleh. Aamiin.
📜 Ayat 51-55 — Al-Muddassir
Terjemah — Al-Muddassir 53
Surat Al-Muddassir Ayat 53 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.Surat Ayat 53/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 51–55. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








