Al-Qiyamah · 7/40
Terjemah Transliterasi — Al-Qiyamah
فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ ۝٧
Fa izaa bariqal basar
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Bariqa al-bashar (بَرِقَ الْبَصَرُ): Terbelalak dan terpana, tidak berkedip karena sangat takut dan heran melihat peristiwa dahsyat yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Tafsir:

Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, bayangkanlah saat mata terbelalak lebar, tidak bisa berkedip, tatapan kosong karena takjub dan takut yang luar biasa. Itulah gambaran yang Allah abadikan dalam firman-Nya: *"Maka apabila mata terbelalak (ketakutan)"*.

Ayat ini menggambarkan momen kritis ketika manusia menghadapi kematian atau saat hari kiamat tiba. Pandangan mata menjadi kaku, tidak mampu berkedip, karena menyaksikan hal-hal yang selama ini mereka ingkari dan dustakan menjadi kenyataan yang nyata di hadapan mata kepala sendiri. Betapa dahsyatnya peristiwa itu, sampai-sampai mata yang biasanya mudah berkedip menjadi beku dan tidak bergerak.

Saudaraku, renungkanlah! Jika mata saja bisa terbelalak karena takjub melihat keindahan dunia yang fana, bagaimana lagi ketika mata menyaksikan keagungan dan kekuasaan Allah yang Maha Dahsyat di hari pembalasan nanti? Pada saat itu, setiap manusia akan menyadari betapa kecilnya dirinya di hadapan kebesaran Allah.

Namun, kabar gembiranya, Allah Yang Maha Penyayang tidak membiarkan hamba-Nya dalam ketakutan tanpa petunjuk. Sebelum datangnya hari yang dahsyat itu, Allah telah mengutus para rasul, menurunkan kitab suci, dan memberikan akal sehat agar kita dapat mempersiapkan diri. Maka, marilah kita jadikan momen ini sebagai pengingat untuk senantiasa memperbaiki diri, memperbanyak amal saleh, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Betapa indahnya jika di hari ketika mata terbelalak ketakutan itu, kita termasuk orang-orang yang tenang karena telah beriman dan beramal saleh. Allah berfirman dalam ayat-ayat selanjutnya bahwa pada hari itu, manusia akan berkata, "Di mana tempat lari?" Namun bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa, Allah telah menyiapkan ketenangan dan kebahagiaan yang tiada tara.

Maka, wahai saudaraku, janganlah kita menunda-nunda untuk bertaubat dan beribadah. Hari ini, saat kita masih memiliki kesempatan, mari kita perbanyak istighfar, perbaiki shalat, jaga lisan, dan berbuat baik kepada sesama. Karena sesungguhnya, ketakutan di hari kiamat hanyalah bagi mereka yang lalai, sedangkan bagi orang-orang beriman, hari itu akan menjadi hari kemenangan yang penuh kebahagiaan. Semoga Allah mempertemukan kita dengan hari kiamat dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 5-9 — Al-Qiyamah

5بَلْ يُرِيدُ الْإِنسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ
Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus menerus.
6يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ
Ia berkata: "Bilakah hari kiamat itu?"
7فَإِذَا بَرِقَ الْبَصَرُ
Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),
8وَخَسَفَ الْقَمَرُ
dan apabila bulan telah hilang cahayanya,
9وَجُمِعَ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ
dan matahari dan bulan dikumpulkan,
Al-QiyamahIndeks Quran
40Ayat
MakkiyahRevelation
7Ayat

Terjemah — Al-Qiyamah 7

Surat Al-Qiyamah Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka apabila mata terbelalak (ketakutan),

Surat Ayat 7/40 — Al-Qiyamah القيامة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qiyamah Dengarkan, Al-Qiyamah Terjemah, Al-Qiyamah mp3, Al-Qiyamah pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu