Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- أَنذَرْنَاكُمْ: Kami memperingatkan kalian.
- قَرِيبًا: Dekat, karena segala sesuatu yang akan datang itu dekat.
- يَنظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ: Seseorang melihat segala amal perbuatan yang telah ia lakukan di dunia, baik berupa kebaikan maupun keburukan.
- يَا لَيْتَنِي كُنتُ تُرَابًا: Andai saja aku menjadi tanah (agar tidak dibangkitkan dan tidak dihisab).
Tafsir:
Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah telah memberikan peringatan yang sangat jelas kepada kita semua tentang azab yang sudah dekat, yaitu azab di Hari Kiamat. Tidak ada yang tahu kapan datangnya, namun setiap yang akan datang itu pasti dekat. Pada hari itu, setiap jiwa akan menyaksikan dengan mata kepala sendiri segala sesuatu yang pernah ia lakukan selama hidup di dunia—amal baik maupun amal buruk—semuanya terpampang nyata tanpa ada yang tertutup. Tidak ada satu pun yang bisa disembunyikan.
Betapa dahsyatnya hari itu! Orang-orang kafir yang selama di dunia mengingkari kebenaran dan mendustakan hari pembalasan, ketika menyaksikan betapa mengerikannya perhitungan dan betapa pedihnya azab yang menanti, mereka berteriak dengan penuh penyesalan yang tak terperi: "Wahai, andai saja aku dahulu menjadi tanah saja, tidak dibangkitkan dan tidak dihisab!" Mereka bahkan iri kepada binatang-binatang yang pada hari kiamat dijadikan tanah oleh Allah, karena mereka tidak akan dimintai pertanggungjawaban.
Renungkanlah wahai saudaraku! Betapa ruginya orang-orang yang selama di dunia lalai dan tenggelam dalam kesenangan sesaat, hingga di akhirat nanti mereka hanya mampu meratapi nasib dengan harapan mustahil untuk menjadi tanah. Sungguh, ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita yang masih hidup. Kita masih diberi kesempatan untuk memperbaiki diri, bertaubat, dan memperbanyak amal saleh sebelum ajal menjemput.
Janganlah kita menjadi seperti mereka yang menyesal di kemudian hari, sebab penyesalan itu sudah tidak berguna lagi. Mari kita manfaatkan hidup ini sebaik-baiknya dengan beribadah kepada Allah, berbuat baik kepada sesama, dan menjauhi segala larangan-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, pintu taubat masih terbuka lebar bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya. Jangan sampai kita menunda-nunda taubat, karena kematian datang tanpa kita duga. Semoga Allah menjauhkan kita dari azab yang pedih dan memasukkan kita ke dalam surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin.
📜 Ayat 38-40 — An-Naba
Terjemah — An-Naba 40
Surat An-Naba Ayat 40 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kepadamu (hai orang kafir) siksa yang…Surat Ayat 40/40 — An-Naba النبأ (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naba Dengarkan, An-Naba Terjemah, An-Naba mp3, An-Naba pdf. Ayat 38–40. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








