An-Nazi'at · 23/46
Terjemah Transliterasi — An-Nazi'at
فَحَشَرَ فَنَادَىٰ  ۝٢٣
Fa hashara fanada
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • Fa hashara: Maka dia (Fir'aun) mengumpulkan.
  • Fa nada: Maka dia menyeru/memanggil dengan suara keras.

Tafsir:

Setelah Fir'aun menyaksikan mukjizat Nabi Musa yang begitu agung, ia tidak juga tunduk dan beriman. Sebaliknya, ia semakin sombong dan angkuh. Ayat ini menggambarkan bagaimana Fir'aun mengumpulkan seluruh bala tentaranya, para pembesar kerajaannya, dan seluruh rakyatnya. Ia mengerahkan segala kekuatan dan pengaruhnya untuk menghadapi kebenaran yang dibawa oleh Nabi Musa 'alaihissalam.

Kemudian ia berseru dengan suara lantang di hadapan mereka semua, mengumumkan klaim yang sangat batil dan menyesatkan. Ia mengaku sebagai tuhan yang paling tinggi, tidak ada yang lebih tinggi darinya. Ini adalah puncak kesombongan dan kezaliman seorang makhluk yang lupa akan hakikat dirinya yang lemah dan hina di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa sombongnya Fir'aun. Ia mengumpulkan manusia dan berseru dengan penuh kesombongan, namun apa yang terjadi? Allah Subhanahu wa Ta'ala membalasnya dengan azab yang sangat pedih di dunia dan di akhirat. Ia ditenggelamkan di lautan bersama bala tentaranya, menjadi pelajaran bagi seluruh umat manusia hingga hari kiamat.

Kisah ini mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Bahwa kesombongan dan keangkuhan hanya akan membawa kehancuran. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan tidak ada satu pun makhluk yang dapat menandingi kekuasaan-Nya. Betapa pun kuatnya seseorang, betapa pun banyaknya pengikut dan kekayaan yang ia miliki, semua itu tidak akan mampu menolak azab Allah apabila Dia menghendakinya.

Marilah kita senantiasa merendahkan hati di hadapan Allah, menjauhi segala bentuk kesombongan, dan selalu mengingat bahwa hanya Allah-lah yang berhak disembah dan diagungkan. Kisah Fir'aun menjadi pengingat bagi kita agar tidak terjebak dalam tipu daya dunia yang sementara ini. Semoga Allah melindungi kita dari sifat sombong dan angkuh, dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang tawadhu' dan senantiasa bersyukur. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 21-25 — An-Nazi'at

21فَكَذَّبَ وَعَصَىٰ 
Tetapi Fir'aun mendustakan dan mendurhakai.
22ثُمَّ أَدۡبَرَ يَسۡعَىٰ 
Kemudian dia berpaling seraya berusaha menantang (Musa).
23فَحَشَرَ فَنَادَىٰ 
Maka dia mengumpulkan (pembesar-pembesarnya) lalu berseru memanggil kaumnya.
24فَقَالَ أَنَا۠ رَبُّكُمُ ٱلۡأَعۡلَىٰ 
(Seraya) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
25فَأَخَذَهُ ٱللَّهُ نَكَالَ ٱلۡأٓخِرَةِ وَٱلۡأُولَىٰٓ 
Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia.
An-Nazi'atIndeks Quran
46Ayat
MakkiyahRevelation
23Ayat

Terjemah — An-Nazi'at 23

Surat Ayat 23/46 — An-Nazi'at النازعات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nazi'at Dengarkan, An-Nazi'at Terjemah, An-Nazi'at mp3, An-Nazi'at pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu