An-Nazi'at · 40/46
Terjemah Transliterasi — An-Nazi'at
وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ ۝٤٠
Wa ammaa man khaafa maqaama Rabbihee wa nahan nafsa `anil hawaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ: Takut akan berdiri menghadap Tuhannya untuk dihisab (diperhitungkan amalnya).
  • نَهَى النَّفْسَ: Menahan dan mengendalikan jiwa.
  • الْهَوَى: Keinginan hawa nafsu yang tercela dan cenderung kepada hal-hal yang diharamkan.

Tafsir:

Ayat yang mulia ini menggambarkan kebahagiaan dan keberuntungan bagi hamba-hamba Allah yang bertakwa. Allah Ta'ala berfirman: *"Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya."*

Mereka adalah orang-orang yang hatinya senantiasa diliputi rasa takut yang agung kepada Allah. Bukan sekadar takut biasa, tetapi takut yang lahir dari pengagungan dan kesadaran bahwa suatu saat nanti mereka akan berdiri di hadapan Rabb-nya untuk mempertanggungjawabkan setiap amal perbuatan. Kesadaran ini membuat mereka senantiasa berhati-hati dalam melangkah, tidak berani bermaksiat, dan selalu berusaha menaati perintah-Nya.

Selain itu, mereka adalah orang-orang yang berhasil mengendalikan jiwa mereka dari bujukan hawa nafsu. Jiwa yang selalu menyuruh kepada keburukan (an-nafs al-ammārah bis-sū') itu mereka tundukkan dengan iman dan takwa. Mereka tidak membiarkan syahwat dan keinginan duniawi yang haram menguasai diri mereka. Ketika hawa nafsu mengajak kepada kemaksiatan, mereka segera mengingat Allah dan menahannya. Mereka lebih memilih kenikmatan akhirat yang kekal daripada kesenangan dunia yang sementara dan fana.

Sungguh, inilah kunci kebahagiaan yang hakiki. Barangsiapa yang hidup dengan rasa takut kepada Allah dan mampu mengendalikan hawa nafsunya, maka Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan baginya. Allah akan memberikan ketenangan hati, kelapangan dada, dan pada akhirnya menjadikan surga sebagai tempat kembalinya yang penuh kenikmatan abadi.

Saudaraku, mari kita renungkan bersama. Setiap hari kita berjuang melawan hawa nafsu kita sendiri. Terkadang kita menang, terkadang kita kalah. Namun jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Teruslah berusaha, perbanyak mengingat kematian dan hari perhitungan, serta dekatkan diri kepada Allah dengan amal-amal saleh. Karena sesungguhnya, surga itu mahal harganya, dan ia hanya diberikan kepada mereka yang bersungguh-sungguh mengejarnya dengan takwa dan pengendalian diri. Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan yang disebut dalam ayat ini. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 38-42 — An-Nazi'at

38وَآثَرَ الْحَيَاةَ الدُّنْيَا
dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,
39فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya).
40وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,
41فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَىٰ
maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya).
42يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا
(Orang-orang kafir) bertanya kepadamu (Muhammad) tentang hari kebangkitan, kapankah terjadinya?
An-Nazi'atIndeks Quran
46Ayat
MakkiyahRevelation
40Ayat

Terjemah — An-Nazi'at 40

Surat An-Nazi'at Ayat 40 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan…

Surat Ayat 40/46 — An-Nazi'at النازعات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nazi'at Dengarkan, An-Nazi'at Terjemah, An-Nazi'at mp3, An-Nazi'at pdf. Ayat 38–42. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu