Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- أَلَّفَ (allafa): menyatukan, mempersatukan, atau menjalin keharmonisan.
- قُلُوبِهِمْ (qulūbihim): hati-hati mereka, yakni hati kaum mukminin dari kalangan Aus dan Khazraj.
- عَزِيزٌ (‘azīz): Maha Perkasa, yang tidak terkalahkan dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.
- حَكِيمٌ (ḥakīm): Maha Bijaksana dalam segala ketetapan, perbuatan, dan syariat-Nya.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan gambaran nikmat Allah yang agung kepada kaum mukminin, khususnya para sahabat Ansar di Madinah. Allah Subhanahu wa Ta’ala menyebutkan bahwa di antara karunia terbesar yang Dia berikan kepada mereka adalah dipersatukannya hati-hati mereka setelah sebelumnya terjadi permusuhan dan peperangan yang panjang antara suku Aus dan Khazraj. Mereka saling membunuh, bermusuhan, dan menyimpan dendam turun-temurun selama bertahun-tahun. Namun, dengan datangnya Islam dan berkat kelembutan serta hikmah Rasulullah ﷺ, Allah Yang Maha Kuasa mencabut kebencian dari hati mereka dan menggantinya dengan rasa cinta, persaudaraan, dan persatuan yang kokoh.
Allah kemudian menegaskan sebuah hakikat yang sangat penting: seandainya Nabi Muhammad ﷺ menginfakkan seluruh kekayaan yang ada di bumi ini untuk mempersatukan hati mereka, niscaya beliau tidak akan mampu melakukannya. Ini menunjukkan bahwa persatuan hati bukanlah perkara yang bisa dibeli dengan harta, melainkan murni karunia dan kekuasaan Allah semata. Harta mungkin bisa menyatukan kepentingan duniawi untuk sementara waktu, tetapi hanya Allah yang mampu menyatukan hati dalam ikatan iman dan cinta yang tulus.
Akan tetapi, Allah dengan kekuasaan-Nya yang sempurna telah mempersatukan mereka. Dia-lah yang menjadikan mereka bersaudara di atas keimanan, saling mencintai, saling menolong, dan bahu-membahu dalam kebaikan. Maka, tidak ada yang mampu melakukan hal ini selain Allah, karena sesungguhnya Dia adalah Al-‘Aziz (Maha Perkasa) yang tidak ada sesuatu pun yang dapat melemahkan-Nya, dan Al-Hakim (Maha Bijaksana) yang meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dengan sempurna.
Pesan Dakwah dan Renungan:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: persatuan dan kasih sayang di antara sesama mukmin adalah anugerah terbesar yang tidak bisa diukur dengan harta benda. Betapa banyak komunitas yang kaya raya namun tercabik-cabik oleh perpecahan dan kebencian, dan betapa banyak pula kelompok yang sederhana namun dipersatukan oleh iman sehingga menjadi kuat dan disegani.
Oleh karena itu, marilah kita senantiasa menjaga persaudaraan Islam, menjauhi segala bentuk permusuhan, hasad, dan perpecahan. Berusahalah untuk saling memaafkan, saling menghargai, dan saling mendoakan. Dan apabila ada perselisihan, ingatlah bahwa hanya dengan kembali kepada Allah dan ajaran Rasul-Nya hati-hati kita akan kembali lembut dan bersatu. Semoga Allah mempersatukan hati kita semua di atas ketaatan dan kecintaan kepada-Nya, serta menjauhkan kita dari segala hal yang dapat memecah belah ukhuwah. Aamiin.
📜 Ayat 61-65 — Al-Anfal
Terjemah — Al-Anfal 63
Surat Al-Anfal Ayat 63 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu…Surat Ayat 63/75 — Al-Anfal الأنفال (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anfal Dengarkan, Al-Anfal Terjemah, Al-Anfal mp3, Al-Anfal pdf. Ayat 61–65. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








