Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- بِبَيِّنَةٍ (bi-bayyinah): dengan bukti yang jelas dan nyata, hujjah yang terang.
- آلِهَتِنَا (ālihatinā): tuhan-tuhan kami yang kami sembah berupa berhala-berhala.
- عَن قَوْلِكَ ('an qaulika): disebabkan oleh perkataanmu semata, tanpa dasar dan bukti.
- بِمُؤْمِنِينَ (bi-mu'minīn): orang-orang yang beriman dan membenarkanmu.
Tafsir:
Kaum 'Ad yang durhaka menjawab seruan Nabi Hud 'alaihissalam dengan sikap sombong dan penuh penolakan. Mereka berkata: "Wahai Hud, engkau tidak datang kepada kami dengan membawa bukti yang nyata dan jelas yang dapat meyakinkan kami akan kebenaran dakwahmu. Kami tidak akan meninggalkan sesembahan-sesembahan kami yang telah kami sembah sejak nenek moyang kami hanya karena perkataanmu yang tidak kami lihat kebenarannya. Dan kami sama sekali tidak akan mempercayaimu dan tidak akan beriman kepada apa yang engkau sampaikan."
Sungguh, inilah gambaran keangkuhan manusia yang telah membutakan hati mereka dari kebenaran. Mereka menuntut bukti padahal bukti telah datang, mereka meminta kejelasan padahal penjelasan telah sempurna. Namun karena kesombongan dan keengganan mereka untuk meninggalkan warisan nenek moyang yang batil, mereka menolak kebenaran yang terang benderang.
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kepada kita betapa berbahayanya sikap taklid buta dan fanatisme terhadap warisan kebiasaan yang bertentangan dengan kebenaran. Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus para rasul dengan membawa mukjizat dan bukti-bukti yang nyata, namun hati yang telah dikunci oleh kesombongan tidak akan mampu menerimanya.
Marilah kita renungkan, betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang tunduk kepada kebenaran, yang mau mendengar nasihat dengan hati terbuka, dan yang tidak segan meninggalkan kebatilan meskipun telah mendarah daging dalam kehidupan kita. Karena sesungguhnya kebahagiaan sejati terletak pada keimanan dan ketundukan kepada Allah, bukan pada mempertahankan tradisi yang menyesatkan. Semoga Allah membukakan hati kita untuk senantiasa menerima kebenaran dan menjauhkan kita dari sifat sombong yang membinasakan.
📜 Ayat 51-55 — Hud
Terjemah — Hud 53
Surat Hud Ayat 53 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kaum 'Ad berkata: "Hai Huud, kamu tidak mendatangkan kepada kami…Surat Ayat 53/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 51–55. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








