Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Asma' (أَسْمَاءً): Nama-nama belaka, sebutan-sebutan yang tidak memiliki hakikat ketuhanan.
- Sulthan (سُلْطَانٍ): Hujjah, dalil, bukti, atau otoritas yang kuat.
- Ad-Dinul Qayyim (الدِّينُ الْقَيِّمُ): Agama yang lurus, tegak, dan tidak bengkok.
Tafsir Ayat:
Wahai manusia, ketahuilah bahwa segala sesuatu yang kalian sembah selain Allah hanyalah nama-nama kosong yang kalian dan nenek moyang kalian ciptakan sendiri. Kalian menamakan patung-patung, berhala-berhala, atau makhluk-makhluk tertentu sebagai "ilah" dan "tuhan", padahal nama-nama itu hanyalah sebutan yang dibuat-buat tanpa hakikat. Tidak ada satu pun dari sesembahan-sesembahan itu yang memiliki sifat ketuhanan, tidak mampu memberi manfaat, tidak mampu menolak mudarat, dan tidak memiliki kekuasaan apa pun.
Allah tidak pernah menurunkan satu dalil pun, baik dari kitab-Nya maupun dari rasul-rasul-Nya, yang membenarkan penyembahan kepada selain Dia. Semua sesembahan selain Allah itu hanyalah hasil rekayasa manusia yang tersesat, bukan berasal dari wahyu Ilahi.
Sesungguhnya hukum, kekuasaan, dan pengaturan seluruh alam ini hanyalah milik Allah semata. Tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan-Nya. Dialah yang memerintahkan hamba-hamba-Nya agar tidak menyembah kecuali hanya kepada-Nya, tidak tunduk dan tidak patuh kepada selain-Nya. Perintah untuk mengesakan Allah dalam ibadah inilah agama yang lurus dan benar, jalan yang tidak bengkok, yang selaras dengan fitrah manusia.
Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui hakikat ini. Mereka tenggelam dalam kebodohan dan kesesatan, mengikuti warisan nenek moyang tanpa berpikir, sehingga mereka menyembah makhluk yang lemah dan tidak berdaya, padahal mereka diciptakan oleh Allah Yang Maha Kuasa.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku, ayat ini mengajak kita merenungkan betapa agungnya nikmat tauhid yang Allah berikan kepada kita. Islam datang membebaskan manusia dari belenggu penyembahan kepada makhluk yang lemah dan tidak berdaya, menuju penyembahan kepada Allah Yang Maha Kuat dan Maha Segala-galanya. Betapa indahnya ketika hati kita hanya bergantung kepada Allah, tidak takut kepada selain-Nya, dan tidak berharap kepada makhluk yang tidak memiliki apa-apa.
Marilah kita jadikan tauhid sebagai pondasi kehidupan kita. Ketika kita mengesakan Allah dalam ibadah, hati kita menjadi tenang, hidup kita menjadi terarah, dan amal kita menjadi bermakna. Janganlah kita tertipu oleh nama-nama yang indah atau sebutan-sebutan yang muluk, karena yang hakiki hanyalah apa yang Allah syariatkan dan Rasul-Nya ajarkan.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang memahami hakikat tauhid dan mengamalkannya dengan ikhlas, serta menjauhkan kita dari kesesatan yang menimpa kebanyakan manusia. Aamiin.
📜 Ayat 38-42 — Yusuf
Terjemah — Yusuf 40
Surat Yusuf Ayat 40 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kamu tidak menyembah yang selain Allah kecuali hanya (menyembah) nama-nama…Surat Ayat 40/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 38–42. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








