Yusuf · 8/111
Terjemah Transliterasi — Yusuf
إِذْ قَالُوا لَيُوسُفُ وَأَخُوهُ أَحَبُّ إِلَىٰ أَبِينَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّ أَبَانَا لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ ۝٨
Iz qaaloo la Yoosufu wa akhoohu ahabbu ilaaa Abeenaa minnaa wa nahnu `usbah; inna abaanaa lafee dalaalim mubeen
📖 Arti Bahasa Indonesia
(Yaitu) ketika mereka berkata: "Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita dari pada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • عُصْبَةٌ (’ushbah): sekelompok orang yang kuat dan banyak jumlahnya, yang saling menguatkan satu sama lain.
  • ضَلَالٍ مُبِينٍ (dalālin mubīn): kesalahan yang nyata dan jelas. Maksudnya di sini bukan kesesatan dalam agama, melainkan kekeliruan pandangan dalam mengutamakan sebagian anak atas sebagian yang lain.

Tafsir:

Ayat ini mengisahkan tentang perkataan yang diucapkan oleh kakak-kakak Yusuf ‘alaihissalam di antara mereka sendiri, ketika mereka merasa iri dan tidak terima atas kasih sayang ayah mereka, Nabi Ya’qub ‘alaihissalam, yang lebih besar kepada Yusuf dan saudara kandungnya, Benyamin.

Mereka berkata: “Demi Allah, sesungguhnya Yusuf dan adik kandungnya (Benyamin) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita semua, padahal kita ini adalah sekelompok orang yang kuat dan banyak jumlahnya. Kita mampu berdiri sendiri dan tidak membutuhkan mereka berdua. Sungguh, ayah kita berada dalam kesalahan yang nyata—menurut pandangan mereka—karena lebih mengutamakan dua anak kecil itu atas kita, tanpa alasan yang jelas yang dapat kita terima.”

Perkataan ini lahir dari rasa cemburu dan hasad yang membakar hati mereka. Padahal, kasih sayang seorang ayah kepada anaknya adalah fitrah yang tidak bisa dipaksakan, dan kecenderungan hati adalah sesuatu yang di luar kendali manusia. Namun, setan memperdaya mereka sehingga mereka menilai buruk apa yang sebenarnya merupakan kebijaksanaan dan kasih sayang ayah mereka.

Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: janganlah kita membiarkan rasa iri dan dengki menguasai hati, karena ia akan menutup mata hati kita dari melihat kebaikan orang lain, bahkan bisa menjerumuskan kita pada perbuatan yang sangat keji—sebagaimana yang kelak dilakukan oleh saudara-saudara Yusuf dengan membuangnya ke dalam sumur.

Sebagai seorang muslim, kita diajarkan untuk selalu berbaik sangka kepada orang tua dan sesama, serta menyadari bahwa setiap orang memiliki keistimewaan masing-masing di sisi Allah. Kasih sayang yang diberikan orang tua kepada anak-anaknya adalah rahmat, bukan ajang perbandingan. Mari kita jaga hati kita dari penyakit hasad, karena hasad adalah api yang membakar kebaikan-kebaikan kita sebagaimana api membakar kayu bakar. Semoga Allah melindungi kita dari sifat tercela ini dan menjadikan hati kita bersih, penuh kasih sayang, dan lapang dada terhadap sesama. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 6-10 — Yusuf

6وَكَذَٰلِكَ يَجْتَبِيكَ رَبُّكَ وَيُعَلِّمُكَ مِن تَأْوِيلِ الْأَحَادِيثِ وَيُتِمُّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكَ وَعَلَىٰ آلِ يَعْقُوبَ كَمَا أَتَمَّهَا عَلَىٰ أَبَوَيْكَ مِن قَبْلُ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْحَاقَ ۚ إِنَّ رَبَّكَ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Dan demikianlah Tuhanmu, memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan-Nya kepadamu sebahagian dari ta'bir mimpi-mimpi dan disempurnakan-Nya nikmat-Nya kepadamu dan kepada keluarga Ya'qub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmat-Nya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
7۞ لَّقَدْ كَانَ فِي يُوسُفَ وَإِخْوَتِهِ آيَاتٌ لِّلسَّائِلِينَ
Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya.
8إِذْ قَالُوا لَيُوسُفُ وَأَخُوهُ أَحَبُّ إِلَىٰ أَبِينَا مِنَّا وَنَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّ أَبَانَا لَفِي ضَلَالٍ مُّبِينٍ
(Yaitu) ketika mereka berkata: "Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita dari pada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.
9اقْتُلُوا يُوسُفَ أَوِ اطْرَحُوهُ أَرْضًا يَخْلُ لَكُمْ وَجْهُ أَبِيكُمْ وَتَكُونُوا مِن بَعْدِهِ قَوْمًا صَالِحِينَ
Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia kesuatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik".
10قَالَ قَائِلٌ مِّنْهُمْ لَا تَقْتُلُوا يُوسُفَ وَأَلْقُوهُ فِي غَيَابَتِ الْجُبِّ يَلْتَقِطْهُ بَعْضُ السَّيَّارَةِ إِن كُنتُمْ فَاعِلِينَ
Seorang diantara mereka berkata: "Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat".
YusufIndeks Quran
111Ayat
MakkiyahRevelation
8Ayat

Terjemah — Yusuf 8

Surat Yusuf Ayat 8 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (Yaitu) ketika mereka berkata: "Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin)…

Surat Ayat 8/111 — Yusuf يوسف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yusuf Dengarkan, Yusuf Terjemah, Yusuf mp3, Yusuf pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu