Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- رَفَعَ السَّمَاوَاتِ: Mengangkat dan meninggikan langit-langit.
- بِغَيْرِ عَمَدٍ: Tanpa tiang-tiang penyangga.
- اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ: Tinggi dan bersemayam di atas 'Arsy sesuai keagungan-Nya, tanpa menanyakan bagaimana caranya.
- سَخَّرَ: Menundukkan dan menjadikan patuh.
- يَجْرِي: Berjalan dan beredar.
- أَجَلٍ مُسَمًّى: Waktu yang telah ditentukan, yaitu berakhirnya kehidupan dunia.
- يُدَبِّرُ الْأَمْرَ: Mengatur segala urusan makhluk-Nya.
- يُفَصِّلُ الْآيَاتِ: Menjelaskan bukti-bukti dan tanda-tanda kekuasaan-Nya secara terperinci.
- تُوقِنُونَ: Menjadi yakin dengan pasti.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah Zat Yang Maha Kuasa lagi Maha Tinggi. Dialah yang telah mengangkat langit yang tujuh itu dengan ketinggian yang luar biasa, tanpa tiang-tiang penyangga sebagaimana yang kalian saksikan sendiri dengan mata kepala kalian. Sungguh, ini adalah bukti kekuasaan Allah yang tiada tandingannya. Bagaimana mungkin langit yang begitu luas dan megah dapat berdiri kokoh tanpa tiang? Itu semua adalah bukti bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Setelah itu, Allah bersemayam di atas 'Arsy dengan cara yang sesuai dengan keagungan dan kemuliaan-Nya, tanpa kita ketahui hakikatnya dan tanpa menyerupai makhluk-Nya. Ini adalah keyakinan Ahlusunnah wal Jama'ah: kita menetapkan apa yang Allah tetapkan untuk diri-Nya, tanpa menanyakan bagaimana caranya, dan tanpa menyerupakan-Nya dengan makhluk.
Allah juga telah menundukkan matahari dan bulan untuk kemaslahatan hamba-hamba-Nya. Matahari bersinar di siang hari memberikan cahaya dan kehangatan, sementara bulan bercahaya di malam hari. Keduanya beredar pada porosnya masing-masing dengan keteraturan yang sangat sempurna hingga waktu yang telah ditentukan, yaitu ketika dunia ini berakhir. Tidak ada satu pun dari keduanya yang melenceng dari garis edarnya, karena semuanya tunduk kepada perintah Allah.
Allah-lah yang mengatur segala urusan di langit dan di bumi, dari urusan rezeki, kehidupan, kematian, hingga urusan akhirat. Tidak ada sekutu bagi-Nya dalam pengaturan ini. Allah menjelaskan tanda-tanda kekuasaan-Nya secara terperinci, agar kalian merenungkan dan meyakini dengan yakin yang sempurna bahwa kalian akan menghadap kepada Rabb kalian pada hari kiamat nanti. Keyakinan ini akan mendorong kalian untuk beramal saleh, mempersiapkan bekal untuk hari pertemuan dengan-Nya, dan mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah semata.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah! Lihatlah ke langit yang terbentang luas di atas kita. Renungkanlah bagaimana Allah mengangkatnya tanpa tiang, betapa sempurnanya ciptaan-Nya. Matahari dan bulan yang beredar dengan teraturnya adalah bukti nyata bahwa alam semesta ini tidak berjalan dengan sendirinya, melainkan diatur oleh Zat Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Jika kalian merenungkan keagungan ciptaan Allah ini, maka hati kalian akan dipenuhi dengan rasa kagum dan takjub, lalu tumbuhlah keyakinan yang kokoh bahwa Allah yang menciptakan semua ini pasti mampu menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati. Maka, marilah kita jadikan keyakinan akan pertemuan dengan Rabb kita sebagai pendorong untuk senantiasa beribadah dengan ikhlas, memperbanyak amal kebaikan, dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena sesungguhnya, kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan kehidupan akhirat adalah tempat kembali yang kekal. Semoga Allah menganugerahkan kepada kita keyakinan yang teguh dan amal yang diterima. Aamiin.
📜 Ayat 1-4 — Ar-Ra'd
Terjemah — Ar-Ra'd 2
Surat Ar-Ra'd Ayat 2 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat,…Surat Ayat 2/43 — Ar-Ra'd الرعد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Ra'd Dengarkan, Ar-Ra'd Terjemah, Ar-Ra'd mp3, Ar-Ra'd pdf. Ayat 1–4. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








