Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَثَلُ (masal): perumpamaan atau gambaran.
- رَمَادٍ (ramad): abu sisa pembakaran yang ringan dan mudah beterbangan.
- اشْتَدَّتْ بِهِ الرِّيحُ (isytaddat bihir-rih): angin yang bertiup sangat kencang dan kuat menerpanya.
- يَوْمٍ عَاصِفٍ (yaumin 'ashif): hari yang anginnya bertiup sangat dahsyat dan menghancurkan.
- لَا يَقْدِرُونَ (la yaqdirun): mereka tidak mampu atau tidak sanggup.
- الضَّلَالُ الْبَعِيدُ (adh-dhalalul ba'id): kesesatan yang sangat jauh dari kebenaran.
Tafsir Ayat:
Allah Ta'ala memberikan sebuah perumpamaan yang sangat jelas dan mendalam tentang amal perbuatan orang-orang yang kufur kepada Rabb mereka. Amal-amal baik yang mereka lakukan di dunia—seperti sedekah, menyambung tali silaturahmi, berbuat baik kepada sesama, dan membantu orang yang membutuhkan—semuanya diibaratkan seperti abu yang tipis dan ringan. Ketika angin kencang bertiup di hari yang sangat berbadai, abu itu beterbangan, berhamburan, dan hilang tak tersisa sedikit pun. Demikianlah keadaan amal orang-orang kafir: walaupun banyak dan tampak baik, namun karena tidak dilandasi iman kepada Allah dan dilakukan dengan ikhlas karena-Nya, maka amal tersebut sia-sia belaka. Di akhirat kelak, mereka tidak akan mendapatkan pahala atau manfaat apa pun dari apa yang telah mereka usahakan di dunia. Amal mereka bagaikan debu yang ditiup angin—tidak meninggalkan bekas dan tidak memberikan faedah. Itulah kesesatan yang sangat jauh dari jalan yang lurus, karena mereka membangun amal di atas fondasi yang runtuh, yaitu kekufuran dan kesyirikan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perumpamaan ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Betapa ruginya seseorang yang bekerja keras sepanjang hidupnya, namun hasilnya nol di akhirat karena tidak dibangun di atas iman dan keikhlasan. Maka marilah kita jadikan setiap amal kebaikan kita bersih karena Allah semata, dengan iman yang benar dan niat yang tulus. Jangan sampai kita termasuk orang-orang yang amalnya sia-sia seperti abu yang diterbangkan angin. Sebaliknya, jadikanlah iman sebagai fondasi, dan ikhlas sebagai kunci, agar setiap kebaikan yang kita tanam di dunia akan kita tuai hasilnya yang indah di akhirat kelak. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang beruntung, yang amalnya diterima dan dilipatgandakan pahalanya. Aamiin.
📜 Ayat 16-20 — Ibrahim
Terjemah — Ibrahim 18
Surat Ibrahim Ayat 18 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu…Surat Ayat 18/52 — Ibrahim إبراهيم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ibrahim Dengarkan, Ibrahim Terjemah, Ibrahim mp3, Ibrahim pdf. Ayat 16–20. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








