Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- خَزَائِنُهُ (khazā'inuhu): Perbendaharaannya, yaitu sumber dan kekuasaan untuk menciptakan serta mengatur segala sesuatu.
- بِقَدَرٍ مَعْلُومٍ (bi qadarin ma'lūm): Dengan ukuran yang telah ditentukan dan diketahui, sesuai kebijaksanaan dan kehendak Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai hamba-hamba Allah yang beriman, renungkanlah kebesaran Rabb kalian! Allah Ta'ala mengabarkan bahwa tidak ada satu pun perkara di alam semesta ini—baik yang tampak maupun yang tersembunyi, yang kecil maupun yang besar—melainkan perbendaharaannya berada di sisi-Nya semata. Semua sumber rezeki, kebaikan, manfaat, dan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh makhluk-Nya, semuanya berada dalam genggaman kekuasaan Allah. Tidak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya, dan tidak ada satu pun yang mampu keluar dari kehendak-Nya.
Namun, di balik itu semua, Allah dengan rahmat dan hikmah-Nya yang sempurna tidak menurunkan atau memberikan sesuatu kepada hamba-hamba-Nya melainkan dengan ukuran yang telah ditetapkan. Setiap tetes hujan, setiap butir rezeki, setiap hembusan napas, setiap kesempatan dan ujian—semuanya turun dengan takaran yang presisi, sesuai dengan kebutuhan dan kemaslahatan hamba. Allah memberikan kepada siapa yang Dia kehendaki dan menahan dari siapa yang Dia kehendaki, bukan karena kikir atau lalai, tetapi karena Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik bagi setiap makhluk-Nya.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah keyakinan yang mendalam: bahwa segala sesuatu terjadi dengan izin dan ketentuan Allah. Tidak ada yang terjadi secara kebetulan, dan tidak ada yang tertunda tanpa sebab. Jika Allah memberikan, maka tidak ada yang mampu menahannya; dan jika Allah menahan, maka tidak ada yang mampu memberikannya. Inilah hakikat tauhid yang harus tertanam dalam sanubari setiap mukmin.
Wahai saudaraku seiman, betapa tenangnya hati ini ketika kita menyadari bahwa segala urusan kita berada di tangan Zat Yang Maha Pengasih lagi Maha Bijaksana. Dia tidak pernah salah dalam memberi, dan tidak pernah keliru dalam menahan. Setiap pemberian-Nya adalah rahmat, dan setiap ketetapan-Nya adalah keadilan. Maka, janganlah gelisah ketika rezeki terasa sempit, dan janganlah sombong ketika rezeki melimpah. Karena semua itu hanyalah titipan dari Khazanah Allah yang tak pernah habis.
Marilah kita senantiasa memperbanyak doa dan bersandar kepada Allah, karena Dia-lah pemilik segala perbendaharaan. Jika kita meminta, mintalah kepada-Nya; jika kita butuh, butuhkanlah kepada-Nya. Sungguh, betapa indahnya hidup ini ketika kita menggantungkan harapan hanya kepada Zat yang Maha Kaya lagi Maha Pemurah. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa bersyukur atas setiap pemberian-Nya, dan bersabar atas setiap ketetapan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 19-23 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 21
Surat Al-Hijr Ayat 21 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tidak ada sesuatupun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya; dan…Surat Ayat 21/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 19–23. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








