Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَوَاقِحَ (Lawaqih): Bentuk jamak dari *laqihah*, artinya angin yang membawa dan mengandung air, lalu menyerbukkan awan sehingga menurunkan hujan. Angin ini berfungsi seperti lebah jantan yang menyerbuki bunga agar menghasilkan buah.
- فَأَسْقَيْنَاكُمُوهُ (Fa asqainakumuh): Maka Kami memberi kalian minum darinya (air hujan tersebut), baik untuk kalian, hewan ternak, maupun tanaman.
- بِخَازِنِينَ (Bikhazinīn): Orang-orang yang mampu menyimpan dan menahan air itu untuk diri mereka sendiri.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita akan salah satu nikmat-Nya yang sangat agung, yaitu perputaran air di alam semesta. Allah-lah yang mengirimkan angin sebagai perantara yang membawa awan-awan yang sarat dengan air, lalu menyerbukkannya bagaikan penyerbukan pada tumbuhan. Dari awan yang telah "dibuahi" itulah Allah menurunkan hujan yang deras dan penuh berkah.
Air hujan itu kemudian Allah jadikan sebagai sumber kehidupan bagi kalian, wahai manusia. Kalian meminumnya, hewan-hewan ternak kalian pun ikut menikmatinya, dan bumi yang tandus menjadi subur sehingga menumbuhkan berbagai tanaman dan buah-buahan. Sungguh, kalian sama sekali tidak mampu menyimpan air itu di awan atau menahannya agar tidak jatuh ke bumi. Kalian pun tidak kuasa untuk menjadikan air hujan itu tersimpan di dalam perut bumi sebagai mata air dan sumur yang dapat kalian manfaatkan kapan saja. Semua itu murni rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, lihatlah betapa sempurnanya pengaturan Allah dalam menurunkan rezeki-Nya! Angin yang kalian rasakan berhembus setiap hari ternyata membawa misi yang luar biasa: menyerbukkan awan dan mengantarkan air kehidupan ke seluruh penjuru bumi. Jika Allah menghendaki, Dia bisa saja menahan angin itu atau menjadikannya badai yang menghancurkan. Namun dengan kasih sayang-Nya, Dia menjadikan angin sebagai pembawa rahmat.
Renungkanlah: air yang kalian minum setiap hari, dari mana asalnya? Siapakah yang menurunkannya dari langit? Siapakah yang menyimpannya di dalam bumi? Sungguh, kalian tidak memiliki kuasa sedikit pun atas hal itu. Ini semua adalah bukti nyata bahwa Allah Maha Kuasa dan Maha Pemurah. Maka, sudah sepantasnya kita senantiasa bersyukur, merendahkan diri, dan meningkatkan ketaatan kepada Allah yang telah memberikan segala kenikmatan ini tanpa kita minta. Janganlah kita menjadi hamba yang lupa diri, karena segala sesuatu yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah Yang Maha Menyimpan segala sesuatu.
📜 Ayat 20-24 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 22
Surat Ayat 22/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








