Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- أَثْقَالَكُمْ (atsqālakum): Beban-beban berat kalian, seperti barang dagangan dan perbekalan.
- بَالِغِيهِ (bālighīhi): Sampai kepadanya atau mencapai tempat tersebut.
- بِشِقِّ الْأَنفُسِ (bisyiqqil-anfus): Dengan susah payah dan kelelahan yang sangat berat pada diri kalian.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala kembali menyebutkan nikmat-nikmat-Nya yang agung kepada hamba-hamba-Nya. Di antara nikmat itu adalah binatang ternak (unta, sapi, kambing) yang Allah ciptakan untuk kepentingan manusia. Binatang-binatang ini mampu memikul beban-beban berat milik kalian—seperti barang dagangan, perbekalan, dan keperluan lainnya—dan membawanya ke negeri yang jauh, yang mana kalian tidak akan mampu mencapainya kecuali dengan kelelahan yang luar biasa pada diri kalian. Tanpa binatang-binatang ini, perjalanan kalian akan menjadi sangat sulit dan hampir mustahil, terutama di tengah padang pasir yang tandus dan gersang.
Ayat ini juga mengisyaratkan bahwa negeri yang dimaksud bisa jadi adalah Mekkah al-Mukarramah, tempat suci yang menjadi tujuan ibadah haji dan umrah. Betapa besar rahmat Allah yang telah memudahkan perjalanan berat ini melalui binatang-binatang yang ditundukkan-Nya.
Sungguh, Rabb kalian Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada makhluk-Nya. Kasih sayang-Nya tampak nyata dalam penundukan binatang-binatang ini untuk melayani kalian, padahal binatang-binatang itu jauh lebih kuat dari kalian. Allah tidak membiarkan kalian dalam kesulitan, melainkan menyediakan sarana dan kemudahan bagi kehidupan kalian.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa lembutnya Allah memperlakukan hamba-hamba-Nya. Ia tidak hanya menciptakan binatang ternak, tetapi juga menundukkannya untuk kepentingan kita. Padahal unta misalnya, adalah hewan yang sangat besar dan kuat, namun ia patuh dan jinak kepada manusia. Ini semua adalah bukti nyata kasih sayang Allah kepada kita.
Maka, sudah sepantasnya kita senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang tak terhitung ini. Syukur kita bukan sekadar ucapan "Alhamdulillah" di lisan, tetapi juga diwujudkan dengan menggunakan nikmat-nikmat tersebut di jalan ketaatan kepada Allah, bukan untuk kemaksiatan. Ketika kita menggunakan kendaraan atau fasilitas yang Allah berikan untuk beribadah, bersilaturahmi, atau mencari rezeki yang halal, maka nikmat itu menjadi berkah dan bernilai ibadah di sisi Allah.
Renungkanlah wahai saudaraku, jika Allah saja begitu memperhatikan kebutuhan kecil kita dalam perjalanan dunia, apalagi urusan akhirat kita. Dia yang menundukkan unta untuk kita, pasti juga akan memudahkan jalan kita menuju surga-Nya jika kita bersungguh-sungguh. Maka janganlah berputus asa dari rahmat Allah, dan janganlah merasa berat untuk beribadah kepada-Nya. Karena Allah yang Maha Pengasih ini tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba-Nya yang berusaha mendekat kepada-Nya.
📜 Ayat 5-9 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 7
Surat An-Nahl Ayat 7 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak…Surat Ayat 7/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 5–9. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








