Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Naqadhat : Menguraikan kembali sesuatu yang telah dianyam atau dipintal dengan kuat.
- Ghazlahā : Benang pintalannya.
- An-kātsan : Keadaan terurai kembali setelah sebelumnya dipintal dengan kuat (jamak dari *nikts*).
- Dakhalan : Tipu daya, pengkhianatan, dan kerusakan yang tersembunyi di dalam hubungan.
- Arbā : Lebih banyak jumlahnya, lebih kuat, atau lebih kaya.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, janganlah kalian menjadi seperti seorang perempuan bodoh yang telah bersusah payah memintal benangnya dengan kuat dan rapi, lalu setelah itu ia menguraikannya kembali sehingga benangnya menjadi kusut dan tidak berguna. Demikianlah perumpamaan orang yang mengikat perjanjian dengan teguh, lalu merusaknya kembali. Perbuatan ini adalah kebodohan yang nyata dan kerugian yang besar.
Allah melarang kalian menjadikan sumpah-sumpah kalian sebagai alat penipuan dan pengkhianatan di antara sesama kalian. Janganlah kalian membatalkan perjanjian yang telah kalian ikat hanya karena kalian melihat suatu kaum atau golongan lain lebih banyak jumlahnya, lebih kuat, atau lebih kaya daripada golongan yang telah kalian ikat perjanjian dengannya. Ini adalah sifat munafik dan pengkhianatan yang sangat dibenci Allah. Seorang mukmin sejati tidak akan berpaling dari perjanjiannya hanya karena mencari keuntungan duniawi yang bersifat sementara.
Sesungguhnya Allah menguji kalian dengan perintah untuk menepati janji dan larangan untuk mengingkarinya. Ujian ini untuk mengetahui siapa di antara kalian yang benar-benar beriman dan taat, dan siapa yang hanya mementingkan hawa nafsu dan kepentingan dunia. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, dan tidak ada satu pun perbuatan kalian yang luput dari pengetahuan-Nya.
Dan sungguh, pada hari kiamat kelak, Allah akan menjelaskan kepada kalian segala sesuatu yang dahulu kalian perselisihkan di dunia. Dia akan memperlihatkan siapa yang benar dan siapa yang salah, siapa yang jujur dan siapa yang dusta, serta memberikan balasan yang setimpal kepada masing-masing. Maka berpegang teguhlah pada janji kalian, karena menepati janji adalah tanda keimanan yang kuat dan akhlak yang mulia. Ingatlah bahwa dunia ini fana, sedangkan akhirat adalah kehidupan yang kekal. Janganlah kalian menukar kenikmatan abadi dengan kesenangan sesaat yang akan sirna.
📜 Ayat 90-94 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 92
Surat An-Nahl Ayat 92 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang…Surat Ayat 92/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 90–94. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








