Terjemah — Tafsir
Makna Kata-kata Penting:
- Tasytarū (تشتروا): Membeli atau menukarkan. Dalam konteks ini bermakna menukarkan sesuatu yang berharga dengan sesuatu yang murah.
- Bi'ahdillāh (بعهد الله): Perjanjian Allah, yaitu segala perintah dan larangan-Nya serta janji setia yang telah diikrarkan seorang hamba kepada Rabb-nya.
- Tsamanan qalīlā (ثمنًا قليلًا): Harga yang murah dan sedikit, yaitu kenikmatan dunia yang fana dan tidak sebanding dengan balasan akhirat.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, janganlah sekali-kali kalian menukar perjanjian Allah dengan harga yang murah! Janganlah kalian mengkhianati janji setia kalian kepada Allah—baik berupa ketaatan, kejujuran, maupun komitmen terhadap syariat-Nya—hanya demi meraih keuntungan duniawi yang sedikit dan fana. Sesungguhnya segala sesuatu yang ada di sisi Allah, berupa pahala yang agung, pertolongan-Nya, kemenangan di dunia, serta kenikmatan abadi di surga kelak, jauh lebih baik bagi kalian daripada seluruh harta dunia yang bisa kalian raih dengan cara mengkhianati perjanjian Allah.
Ayat ini turun berkaitan dengan orang-orang yang melanggar perjanjian mereka demi mendapatkan harta rampasan atau keuntungan duniawi yang kecil. Allah mengingatkan bahwa jika kalian benar-benar orang-orang yang berilmu dan memahami hakikat segala sesuatu, niscaya kalian akan mengetahui betapa besar perbedaan antara kenikmatan dunia yang sementara dengan balasan Allah yang kekal dan tiada tara. Orang yang berakal sehat pasti memilih yang kekal dan abadi, bukan yang fana dan sirna.
Sentuhan Dakwah:
Saudaraku seiman, renungkanlah! Betapa banyak di antara kita yang rela menjual keimanan, kejujuran, dan komitmen kepada Allah hanya demi sepotong roti, jabatan duniawi, atau pujian sesaat. Padahal Allah yang Maha Pemurah telah menyediakan ganjaran yang jauh lebih besar bagi orang-orang yang setia pada janji-Nya. Dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sedangkan akhirat adalah kampung yang kekal. Maka jadilah hamba yang cerdas—yang tidak menukar permata abadi dengan kerikil fana. Sungguh, tangan Allah penuh dengan kebaikan dan kemurahan; tidak akan berkurang apa yang ada di sisi-Nya karena dibagikan. Maka berpegangteguhlah pada perjanjian Allah, niscaya kalian akan meraih kebahagiaan yang tiada bertepi.
📜 Ayat 93-97 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 95
Surat Ayat 95/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 93–97. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








