Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- وَيُنذِرَ: memberi peringatan dan ancaman.
- اتَّخَذَ: mengaku, menetapkan, atau menganggap.
- وَلَدًا: anak (dalam pengertian yang tidak layak bagi Allah).
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala menjelaskan salah satu tujuan utama diturunkannya Al-Qur'an, yaitu untuk memberi peringatan keras kepada orang-orang yang mengucapkan perkataan yang sangat keji dan batil: bahwa Allah memiliki anak. Perkataan ini adalah kebohongan besar yang diada-adakan oleh beberapa golongan:
- Kaum Yahudi yang mengaku bahwa Nabi 'Uzair (Ezra) adalah anak Allah.
- Kaum Nasrani yang mengaku bahwa Nabi 'Isa (Yesus) al-Masih adalah anak Allah.
- Sebagian orang musyrik Arab yang menganggap para malaikat sebagai anak-anak perempuan Allah.
Mereka semua telah jatuh ke dalam kesesatan yang sangat dalam dengan menetapkan bagi Allah sesuatu yang tidak layak bagi keagungan dan kesucian-Nya. Allah Maha Suci dari segala sifat kekurangan, Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tidak ada sesuatu pun yang setara dengan Dia.
Ayat ini datang sebagai peringatan yang tegas dan ancaman yang nyata bagi mereka yang berani mengucapkan perkataan ini. Ini menunjukkan betapa besarnya dosa perkataan tersebut, karena ia menodai kemurnian tauhid dan merendahkan keagungan Allah yang Maha Pencipta.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita betapa agungnya kedudukan tauhid dan betapa kejinya syirik dalam segala bentuknya. Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang mengatur seluruh alam semesta, Maha Kaya dan tidak membutuhkan seorang anak pun. Mengapa manusia berani mengada-adakan perkataan yang begitu batil?
Marilah kita renungkan kebesaran Allah: Dialah yang menurunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk, yang di dalamnya terdapat kabar gembira bagi orang-orang beriman dan peringatan bagi orang-orang yang sesat. Betapa sayangnya Allah kepada kita, hingga Dia tidak membiarkan kita tersesat dalam kebodohan, tetapi mengutus Rasul-Nya dan menurunkan Kitab-Nya untuk menyelamatkan kita dari kesesatan.
Sebagai seorang muslim, sudah sepantasnya kita bersyukur dengan cara menjaga lisan dan keyakinan kita. Jauhilah segala bentuk perkataan atau keyakinan yang merendahkan keagungan Allah. Perbanyaklah mengucapkan kalimat tauhid, "Laa ilaaha illallah", dan yakini bahwa Allah Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak beranak dan tidak diperanakkan.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala meneguhkan hati kita di atas tauhid yang murni, dan menjauhkan kita dari segala bentuk kesyirikan, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Aamiin.
📜 Ayat 2-6 — Al-Kahf
Terjemah — Al-Kahf 4
Surat Al-Kahf Ayat 4 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang…Surat Ayat 4/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 2–6. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








