Al-Kahf · 5/110
Terjemah Transliterasi — Al-Kahf
مَّا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا ۝٥
Maa lahum bihee min `ilminw wa laa li aabaaa`ihim; kaburat kalimatan takhruju min afwaahihim; iny yaqooloona illaa kazibaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • كَبُرَتْ: sungguh besar dan sangat buruk.
  • كَلِمَةً: perkataan atau ucapan.
  • تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ: yang keluar dari mulut-mulut mereka.

Tafsir Ayat:

Allah Ta'ala menegaskan bahwa orang-orang musyrik yang mengaku Allah mempunyai anak—baik itu anak laki-laki maupun perempuan—sama sekali tidak memiliki ilmu atau bukti yang benar tentang hal tersebut. Mereka hanya mengikuti dugaan dan khayalan belaka, sebagaimana nenek moyang mereka yang juga tidak memiliki dasar pengetahuan sedikit pun tentang hal ini. Sungguh, betapa besar dan kejinya perkataan yang keluar dari mulut mereka itu! Perkataan yang tidak didasari akal sehat maupun wahyu, melainkan semata-mata kebohongan yang tidak memiliki sandaran kebenaran. Mereka tidak mengatakan apa pun kecuali dusta yang nyata.

Ayat ini datang sebagai bantahan keras terhadap keyakinan batil yang diucapkan oleh orang-orang kafir Quraisy dan lainnya, yang menisbatkan kepada Allah sesuatu yang mustahil bagi-Nya. Allah Mahasuci dari segala yang mereka tuduhkan. Bagaimana mungkin Allah yang Mahaesa, Mahakaya, dan Mahasempurna memiliki anak, sedangkan segala sesuatu di langit dan di bumi adalah milik-Nya dan tunduk kepada-Nya? Sungguh, ini adalah kebohongan terbesar yang tidak berlandaskan ilmu, akal, maupun wahyu.


Pesan Dakwah:

Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, renungkanlah betapa agungnya kedudukan ilmu dalam Islam. Setiap perkataan dan keyakinan haruslah berlandaskan ilmu yang benar, bukan sekadar ikut-ikutan nenek moyang atau hawa nafsu. Allah memuji hamba-hamba-Nya yang berilmu dan mencela orang-orang yang berbicara tanpa dasar. Mari kita jaga lisan kita dari perkataan dusta, terlebih lagi jika itu berkaitan dengan Allah dan agama-Nya. Sesungguhnya keindahan Islam terletak pada kesucian aqidah dan kebenaran ucapan. Dengan berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, kita akan selamat dari kebohongan dan kesesatan, serta meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang jujur dan berilmu.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 3-7 — Al-Kahf

3مَّاكِثِينَ فِيهِ أَبَدًا
mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
4وَيُنذِرَ الَّذِينَ قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا
Dan untuk memperingatkan kepada orang-orang yang berkata: "Allah mengambil seorang anak".
5مَّا لَهُم بِهِ مِنْ عِلْمٍ وَلَا لِآبَائِهِمْ ۚ كَبُرَتْ كَلِمَةً تَخْرُجُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ ۚ إِن يَقُولُونَ إِلَّا كَذِبًا
Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah buruknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka tidak mengatakan (sesuatu) kecuali dusta.
6فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَّفْسَكَ عَلَىٰ آثَارِهِمْ إِن لَّمْ يُؤْمِنُوا بِهَٰذَا الْحَدِيثِ أَسَفًا
Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran).
7إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى الْأَرْضِ زِينَةً لَّهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik perbuatannya.
Al-KahfIndeks Quran
110Ayat
MakkiyahRevelation
5Ayat

Terjemah — Al-Kahf 5

Surat Al-Kahf Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula…

Surat Ayat 5/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu