Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Nādū: Panggillah atau serulah.
- Syurakā'ī: Sekutu-sekutu-Ku, yakni sembahan-sembahan yang mereka anggap sebagai sekutu Allah.
- Za'amtum: Yang kalian klaim atau kalian duga (sebagai sekutu Allah).
- Mawbiqā: Tempat kebinasaan atau kehancuran, yakni jurang neraka Jahanam.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, ingatkanlah manusia akan hari kiamat, yaitu hari ketika Allah berfirman kepada orang-orang musyrik dengan nada penuh kehinaan: "Panggillah sekutu-sekutu-Ku yang dahulu kalian klaim sebagai tuhan-tuhan dan perantara antara kalian dengan Aku. Mintalah pertolongan mereka pada hari ini!" Maka dengan panik dan penuh harap, mereka pun memanggil berhala-berhala, patung-patung, dan segala sesembahan yang dahulu mereka sembah di dunia. Namun apa yang terjadi? Sekutu-sekutu itu tidak menyambut panggilan mereka, tidak menjawab doa mereka, dan tidak mampu memberikan pertolongan sedikit pun. Mereka benar-benar mengecewakan para penyembahnya di saat yang paling kritis.
Allah lalu berfirman: "Dan Kami jadikan di antara mereka (para penyembah) dan sembahan-sembahan mereka itu sebuah mawbiq, yaitu jurang kehancuran dan kebinasaan." Artinya, Allah menempatkan mereka semua—baik yang menyembah maupun yang disembah—di dalam neraka Jahanam sebagai tempat berkumpulnya kebinasaan. Mereka semua akan merasakan azab yang pedih, saling berlepas diri satu sama lain, dan tidak ada seorang pun yang dapat menyelamatkan yang lain.
Ayat ini merupakan peringatan yang sangat tegas bagi setiap hamba agar tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun. Sebab, segala sesuatu yang dijadikan sekutu selain Allah—baik itu berhala, manusia, jin, bintang, atau apa pun—tidak akan mampu memberikan manfaat maupun mudarat, bahkan tidak mampu menolong dirinya sendiri di akhirat kelak. Betapa hinanya orang yang menggantungkan harapan kepada makhluk yang lemah, sementara Allah Yang Maha Kuasa selalu dekat dan Maha Mendengar doa hamba-Nya.
Renungkanlah wahai saudaraku! Hari itu adalah hari penyesalan yang tiada berguna. Ketika seluruh harapan kepada selain Allah diputus, barulah manusia menyadari bahwa hanya Allah-lah satu-satunya tempat berlindung dan memohon pertolongan. Maka, janganlah kita menunggu datangnya hari itu untuk bertobat. Mari kita perbaiki keyakinan kita, murnikan ibadah kita hanya kepada Allah, dan jadikan Al-Qur'an serta sunnah sebagai pedoman hidup. Karena sesungguhnya, kebahagiaan sejati di dunia dan keselamatan di akhirat hanyalah milik orang-orang yang bertauhid dan beramal saleh. Semoga Allah memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang selamat dan dijauhkan dari jurang kebinasaan. Aamiin.
📜 Ayat 50-54 — Al-Kahf
Terjemah — Al-Kahf 52
Surat Al-Kahf Ayat 52 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan (ingatlah) akan hari (yang ketika itu) Dia berfirman: "Serulah…Surat Ayat 52/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 50–54. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








